BI Solo Siapkan Rp4,3 Triliun Untuk Penukaran Uang Lebaran
Rabu, 06 Mei 2020 - 13:17 WIB
BI Cabang Solo menyiapkan uang senilai Rp4,3 triliun untuk penukaran uang baru.FOTO /Ilustrasi : SINDOnews
SOLO - Bank Indonesia (BI) Cabang Solo mulai menyiapkan kebutuhan uang tunai masyarakat untuk Ramadan dan Lebaran tahun 2020. Uang senilai Rp4,3 triliun telah disiapkan untuk penukaran uang baru atau meningkat 5% dari tahun 2019 sebesar Rp4,1 triliun
Kepala BI Cabang Solo Bambang Pramono mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Perbankan, Perbarindo, Asbisindo, Pegadaian dan Pos Indonesia agar memberikan layanan penukaran kepada masyarakat dan stakeholders terkait. “Mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19 maka layanan kas keliling dan penukaran uang di ruang publik bersama perbankan ditiadakan,” kata Bambang Pramono, Rabu (6/5/2020).
Meski demikian, layanan penukaran uang kepada masyarakat dan instansi tetap dilakukan oleh perbankan di seluruh Soloraya termasuk BPR dan BPRS serta Pengadaian dan Pos Indonesia. BI meminta kepada perbankan agar memberikan layanan dengan menegakkan protokol pencegahan Covid-19 yang diberlakukan oleh pemerintah setempat. Diantaranya penggunaan masker, pemindaian suhu tubuh, dan penerapan physical distancing.
Sebanyak 175 titik loket layanan penukaran/penarikan uang pecahan kecil akan dibuka di kantor Bank Umum, BPR, BPRS, Pegadaian dan Pos Indonesia yang tersebar di wilayah Soloraya mulai 4-22 Mei 2020. Masyarakat dapat menukarkan seluruh pecahan sesuai dengan kebutuhannya, baik dalam pecahan yang sama maupun pecahan lainnya. Pada prinsipnya, BI tidak melakukan pembatasan jumlah penukaran.
Kepala BI Cabang Solo Bambang Pramono mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Perbankan, Perbarindo, Asbisindo, Pegadaian dan Pos Indonesia agar memberikan layanan penukaran kepada masyarakat dan stakeholders terkait. “Mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19 maka layanan kas keliling dan penukaran uang di ruang publik bersama perbankan ditiadakan,” kata Bambang Pramono, Rabu (6/5/2020).
Meski demikian, layanan penukaran uang kepada masyarakat dan instansi tetap dilakukan oleh perbankan di seluruh Soloraya termasuk BPR dan BPRS serta Pengadaian dan Pos Indonesia. BI meminta kepada perbankan agar memberikan layanan dengan menegakkan protokol pencegahan Covid-19 yang diberlakukan oleh pemerintah setempat. Diantaranya penggunaan masker, pemindaian suhu tubuh, dan penerapan physical distancing.
Sebanyak 175 titik loket layanan penukaran/penarikan uang pecahan kecil akan dibuka di kantor Bank Umum, BPR, BPRS, Pegadaian dan Pos Indonesia yang tersebar di wilayah Soloraya mulai 4-22 Mei 2020. Masyarakat dapat menukarkan seluruh pecahan sesuai dengan kebutuhannya, baik dalam pecahan yang sama maupun pecahan lainnya. Pada prinsipnya, BI tidak melakukan pembatasan jumlah penukaran.
Lihat Juga :