Ribuan Pekerja Dirumahkan, PT VDNI Tetap Gaji Karyawan 100%
Rabu, 06 Mei 2020 - 12:47 WIB
Sedangkan Riki, pekerja lokal yang tinggal di Kota Kendari juga bernasib sama dengan Ahmad Haidar. Riki terpaksa dirumahkan dan tidak melalukan aktivitas apapun. Bahkan dia mengaku sangat bosan karena tidak memiliki kegiatan, yang biasanya setiap harinya bekerja sebagai kru welder di PT VDNI.
"Harapan kami pandemi COVID-19 ini segera berakhir agar kami bisa bekerja kembali seperti sediakala. Allhamdulillah meskipun tidak bekerja pihak Perusahaan masuk menggaji kami full tanpa ada potongan," katanya.
Riki juga mengaku meskipun tak bekerja, pihak perusahaan masih memberikan gaji seperti biasanya tanpa melakukan pemotongan gaji. Pria yang telah bekerja di PT VDNI selama dua tahun ini masih berharap menerima THR di bulan Ramadhan ini.
"Saya selalu berdoa agar pandemi COVID-19 segera berakhir agar kami kembali bisa bekerja di PT VDNI. Karena sejak menjadi pekerja di virtu saya tidak punya pekerjaan lain lagi. Jadi dengan kondisi dirumahkan seperti ini, kita hanya berharap agar perusahaan selalu menggaji kami meskipun dikondisi yang serba terbatas ini. Karena kalau tidak entah penghasilan dari mata lagi yang bisa kami harapkan," katanya.
"Harapan kami pandemi COVID-19 ini segera berakhir agar kami bisa bekerja kembali seperti sediakala. Allhamdulillah meskipun tidak bekerja pihak Perusahaan masuk menggaji kami full tanpa ada potongan," katanya.
Riki juga mengaku meskipun tak bekerja, pihak perusahaan masih memberikan gaji seperti biasanya tanpa melakukan pemotongan gaji. Pria yang telah bekerja di PT VDNI selama dua tahun ini masih berharap menerima THR di bulan Ramadhan ini.
"Saya selalu berdoa agar pandemi COVID-19 segera berakhir agar kami kembali bisa bekerja di PT VDNI. Karena sejak menjadi pekerja di virtu saya tidak punya pekerjaan lain lagi. Jadi dengan kondisi dirumahkan seperti ini, kita hanya berharap agar perusahaan selalu menggaji kami meskipun dikondisi yang serba terbatas ini. Karena kalau tidak entah penghasilan dari mata lagi yang bisa kami harapkan," katanya.
(shf)
Lihat Juga :