Klaster Ponpes dan Rumah Tangga Penyumpang Terbanyak COVID-19 di Jateng
Senin, 05 Oktober 2020 - 17:45 WIB
ilustrasi
SEMARANG - Sejumlah klaster menjadi penyumbang cukup besar kasus baru COVID-19 di Jawa Tengah. Dari 557 kasus baru yang muncul pada Senin (5/10/2020), 80 persen adalah sumbangan dari klaster baru itu.
Hal itu diungkapkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo usai memimpin rapat koordinasi percepatan penanganan COVID-19 di kantornya, Senin (5/10/2020). Pihaknya telah memitigasi dalam rangka penanganan klaster ini.
"Ternyata penyebaran kasus baru di Jawa Tengah itu bukan dari individu, melainkan dari klaster. Dari sekian kasus baru, 80 persennya berasal dari klaster. Ada klaster perkantoran, sekolah, termasuk pondok pesantren yang kemarin di Banyumas, Kebumen dan Cilacap," ungkap Ganjar.
(Baca juga: Demi Susu Anaknya, Ibu Muda di Sleman Nekat Curi Handphone dan Uang )
Hal itu diungkapkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo usai memimpin rapat koordinasi percepatan penanganan COVID-19 di kantornya, Senin (5/10/2020). Pihaknya telah memitigasi dalam rangka penanganan klaster ini.
"Ternyata penyebaran kasus baru di Jawa Tengah itu bukan dari individu, melainkan dari klaster. Dari sekian kasus baru, 80 persennya berasal dari klaster. Ada klaster perkantoran, sekolah, termasuk pondok pesantren yang kemarin di Banyumas, Kebumen dan Cilacap," ungkap Ganjar.
(Baca juga: Demi Susu Anaknya, Ibu Muda di Sleman Nekat Curi Handphone dan Uang )
Lihat Juga :