Demo HMI di HUT ke-20 Banten Berujung Bentrok
Minggu, 04 Oktober 2020 - 14:46 WIB
Ketua HMI Cabang Serang Faisal Dudayef Payumi Padma mengatakan, api yang berkobar di depan gedung DPRD Provinsi Banten merupakan luapan kekecewaan terhadap Gubernur Banten yang gagal memberikan kemajuan.
Mengingat tiga kali secara berturut-turut dalam tiga tahun kepemimpinan Wahidin-Andika, tidak mampu menekan angka pengangguran. Bahkan ironinya, pengangguran di Banten mencapai peringkat pertama secara nasional.
"Ini tentu memilukan sebagai provinsi yang berdekat secara geografis dengan ibu kota negara. Banten tidak mampu membaik," kata dia.
Atas kondisi itu, HMI menuntut Pemprov Banten untuk dapat membuka lapangan pekerjaan meski ditengah pandemi virus Corona.
"Selain itu, mereka menuntut anggaran sport center di refocusing untuk PEN berbasis UMKM. Meminta Pemprov Banten transparan perihal dana bantuan COVID-19," kata dia.
Mengingat tiga kali secara berturut-turut dalam tiga tahun kepemimpinan Wahidin-Andika, tidak mampu menekan angka pengangguran. Bahkan ironinya, pengangguran di Banten mencapai peringkat pertama secara nasional.
"Ini tentu memilukan sebagai provinsi yang berdekat secara geografis dengan ibu kota negara. Banten tidak mampu membaik," kata dia.
Atas kondisi itu, HMI menuntut Pemprov Banten untuk dapat membuka lapangan pekerjaan meski ditengah pandemi virus Corona.
"Selain itu, mereka menuntut anggaran sport center di refocusing untuk PEN berbasis UMKM. Meminta Pemprov Banten transparan perihal dana bantuan COVID-19," kata dia.
(nth)
Lihat Juga :