Warga Jakarta Diimbau Bersiap Hadapi La Nina
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 21:21 WIB
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal mengungkapkan, BMKG dan pusat layanan iklim lainnya seperti NOAA (Amerika Serikat), BoM (Australia), JMA (Jepang) memperkirakan La Nina dapat berkembang terus hingga mencapai intensitas La Nina Moderate pada akhir 2020. Diperkirakan akan mulai meluruh pada Januari-Februari 2021 dan berakhir sekitar Maret-April 2021.
Dilihat dari catatan historis, La Nina dapat menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi jumlah curah hujan bulanan di Indonesia hingga 40% di atas normal. Dampak La Nina tidak seragam di seluruh Indonesia. (Baca juga: 99 RW di Depok Ditetapkan RW PSKS)
Pada Oktober-November 2020 peningkatan curah hujan bulanan akibat La Nina dapat terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia kecuali Sumatera. Peningkatan curah hujan seiring awal musim hujan disertai peningkatan akumulasi curah hujan akibat La Nina berpotensi menjadi pemicu terjadinya bencana hidrometeorologis seperti banjir dan tanah longsor.
Dilihat dari catatan historis, La Nina dapat menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi jumlah curah hujan bulanan di Indonesia hingga 40% di atas normal. Dampak La Nina tidak seragam di seluruh Indonesia. (Baca juga: 99 RW di Depok Ditetapkan RW PSKS)
Pada Oktober-November 2020 peningkatan curah hujan bulanan akibat La Nina dapat terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia kecuali Sumatera. Peningkatan curah hujan seiring awal musim hujan disertai peningkatan akumulasi curah hujan akibat La Nina berpotensi menjadi pemicu terjadinya bencana hidrometeorologis seperti banjir dan tanah longsor.
(jon)
Lihat Juga :