Perkuat Pengawasan, PPNS BPH Migas akan dibekali Senjata Api
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 14:51 WIB
Sementara itu Direktur Bisnis Produk Pertahanan dan Keamanan Heru Puryanto pada kesempatan tersebut menjelaskan secara singkat bahwa saat ini Pindad memiliki dua bidang bisnis yaitu produk bisnis pertahanan dan keamanan (hankam) dan produk bisnis non hankam.
Untuk produk bisnis hankam meliputi kendaraan tempur, senjata berbagai macam kaliber dan amunisi. Adapun yang Non Hankam yaitu alat-alat yang berhubungan dengan industrial, seperti alat pertanian, tabung gas berbagai ukuran, Ventilator dan juga sarana dan prasarana Pertashop seperti shelter, dispenser dan tangki penyimpanan BBM.
“Pada prinsipnya bisnis utama Pindad adalah produk pertahanan dan keamanan, karena itu ada core utama kami. Kami menyambut baik rencana kerjasama BPH Migas untuk pengadaan senjata api dan harapan kami PT.Pindad juga dapat beperan serta dalam menyediakan kebutuhan induastri di sektor hilir migas” ujar Heru.
Setelah acara pertemuan, Kepala BPH Migas dan tim melakukan site visite ke pabrik dan display senjata dan juga ujicoba menembak dengan beberapa varian senjata laras panjang.
Untuk produk bisnis hankam meliputi kendaraan tempur, senjata berbagai macam kaliber dan amunisi. Adapun yang Non Hankam yaitu alat-alat yang berhubungan dengan industrial, seperti alat pertanian, tabung gas berbagai ukuran, Ventilator dan juga sarana dan prasarana Pertashop seperti shelter, dispenser dan tangki penyimpanan BBM.
“Pada prinsipnya bisnis utama Pindad adalah produk pertahanan dan keamanan, karena itu ada core utama kami. Kami menyambut baik rencana kerjasama BPH Migas untuk pengadaan senjata api dan harapan kami PT.Pindad juga dapat beperan serta dalam menyediakan kebutuhan induastri di sektor hilir migas” ujar Heru.
Setelah acara pertemuan, Kepala BPH Migas dan tim melakukan site visite ke pabrik dan display senjata dan juga ujicoba menembak dengan beberapa varian senjata laras panjang.
(srf)
Lihat Juga :