FKKUB Keerom Papua Rapat Redam Situasi Usai Demo Berujung Pembakaran
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 08:40 WIB
"Tokoh lintas agama berharap agar masalah ini tidak lebih parah dan rusuh, apalagi mau pilkada. Kemarin itu demo massa itu bisa dikatakan beringas karena sudah merusak dan membakar fasilitas umum yang sama sekali tidak bersalah, bagaimanapun ini harus diusut. Ini sudah masuk Pilkada, bisa saja disusupi banyak kepentingan," katanya.
Dijelaskan, dalam pertemuan disepakati beberapa poin rujukan, yang nantinya akan diserahkan kepada Pemerintah dan pihak keamanan. (Baca: Polisi Tangkap Enam Orang, Diduga Dalang Kerusuhan di Keerom Papua).
"Hasilnya, nanti akan kami lanjutkan dalam rapat atau audiens Forkompimda di Kabupaten Keerom. Kami minta aparat keamanan menggunakan pendekatan persuasif, bukan represif. Karena jika ada penyusup atas persoalan ini maka akan berbuntut panjang," pungkasnya.
Dijelaskan, dalam pertemuan disepakati beberapa poin rujukan, yang nantinya akan diserahkan kepada Pemerintah dan pihak keamanan. (Baca: Polisi Tangkap Enam Orang, Diduga Dalang Kerusuhan di Keerom Papua).
"Hasilnya, nanti akan kami lanjutkan dalam rapat atau audiens Forkompimda di Kabupaten Keerom. Kami minta aparat keamanan menggunakan pendekatan persuasif, bukan represif. Karena jika ada penyusup atas persoalan ini maka akan berbuntut panjang," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :