BNPP Data Kebutuhan Mendesak Daerah Perbatasan Temajuk dan Satgas Penjaga Perbatasan
Rabu, 30 September 2020 - 21:04 WIB
"Pos Pamtas sangat membutuhkan sarana mobilitas berupa kendaraan operasional roda dua dan roda empat," ujarnya. (Baca: BNPP Siapkan Rekomendasi Desain Sistem Tata Kelola Perbatasan Negara ke Pemerintah)
Hal yang sama diungkapkan oleh tokoh masyarakat Kecamatan Paloh H Hatta Farhat. Menurut dia, selama ini signal operator selular sudah menggunakan sistem 4G, tetapi tidak fungsional, karena tidak adanya bandwidth di Desa Temajuk. "Karenanya saya minta agar operator selular agar segera menambah bandwidth di Desa Temajuk karena selama ini kita memakai signal telepon selular milik Malaysia," tandasnya. (Bisa diklik: 29 Titik Lintas Batas Tak Resmi di Sambas dan Bengkayang, BNPP Lakukan Identifikasi)
Sedangkan Komandan Pos TNI AL Temajuk Letda Achmad Fatoni mengatakan, saat ini pihaknya masih kekurangan personel untuk menjaga perbatasan laut dan pantai yang berbatasan langsung dengan Malaysia. "Idealnya Pos TNI AL Temajuk ini dijaga oleh 12 prajurit TNI AL, namun yang ada sekarang baru ada empat orang personel. Kita selama ini berpatroli di laut menggunakan satu speed boat untuk mengawasi masuknya orang dari perbatasan Malaysia, " pungkasnya.
omitmen bersama kita.
Hal yang sama diungkapkan oleh tokoh masyarakat Kecamatan Paloh H Hatta Farhat. Menurut dia, selama ini signal operator selular sudah menggunakan sistem 4G, tetapi tidak fungsional, karena tidak adanya bandwidth di Desa Temajuk. "Karenanya saya minta agar operator selular agar segera menambah bandwidth di Desa Temajuk karena selama ini kita memakai signal telepon selular milik Malaysia," tandasnya. (Bisa diklik: 29 Titik Lintas Batas Tak Resmi di Sambas dan Bengkayang, BNPP Lakukan Identifikasi)
Sedangkan Komandan Pos TNI AL Temajuk Letda Achmad Fatoni mengatakan, saat ini pihaknya masih kekurangan personel untuk menjaga perbatasan laut dan pantai yang berbatasan langsung dengan Malaysia. "Idealnya Pos TNI AL Temajuk ini dijaga oleh 12 prajurit TNI AL, namun yang ada sekarang baru ada empat orang personel. Kita selama ini berpatroli di laut menggunakan satu speed boat untuk mengawasi masuknya orang dari perbatasan Malaysia, " pungkasnya.
omitmen bersama kita.
(sms)
Lihat Juga :