Pemprov Jabar Siapkan Fasilitas Gadai Aset bagi Warga Terdampak COVID-19
Selasa, 05 Mei 2020 - 16:26 WIB
Selain dengan PT Pegadaian, Pemprov Jabar juga menggandeng Perum Bulog dan PT Pos Indonesia terkait program Gadai Peduli itu. Naskah kerja sama ditandatangani Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Direktur Utama PT Pegadaian Kuswiyoto, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jabar Benhur Ngkaimi, dan Kepala Regional V Jabar dan Banten PT Pos Indonesia Helly Siti Halimah.
Sementara itu, Ketua Divisi Kemitraan dan Penggalangan Bantuan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Dani Ramdan mengatakan, melalui kerja sama yang dibangun, pihaknya ingin meringankan beban warga Jabar di tengah pandemi COVID-19. Bantuan melalui Gadai Peduli beberapa dengan fasilitas, di antaranya bebas biaya sewa modal selama tiga bulan dan penyediaan voucher barang pokok yang penting.
"Peran dari Perum Bulog yaitu pengadaan bahan pangan pokok. Sedangkan PT Pos Indonesia bertugas mendistribusikan penyaluran bahan pangan pokok dan pemberian tempat pembayaran angsuran pinjaman dan atau pengembalian barang jaminan," katanya. (Baca juga; Ini Motivasi Ferdian Paleka dkk Buat Video Prank Bingkisan Isi Sampah dan Batu )
Sebelumnya, pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Daarut Tauhid, Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym meyakinkan bahwa rezeki setiap makhluk hidup sudah diatur, termasuk di tengah pandemi COVID-19 dan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB)
Aa Gym berujar, janganlah ragu untuk mantap (makan tabungan), meski habis, peruntukannya memang untuk dipakai. Aa Gym mengatakan, jangan takut juga untuk manset (makan aset) jika memang tabungan sudah benar-benar habis, bahkan jika memang harus menggadaikan atau menjual handphone. "Yang penting yakin terus ke Allah SWT. Nanti ada waktunya rezeki dan bicara, (Mantap dan Manset) seperti ini pun ikhtiar," ujar Aa Gym yang disampaikan pada saat Live IG bersama Gubernur Jawa Barat pada 15 April lalu.
Sementara itu, Ketua Divisi Kemitraan dan Penggalangan Bantuan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Dani Ramdan mengatakan, melalui kerja sama yang dibangun, pihaknya ingin meringankan beban warga Jabar di tengah pandemi COVID-19. Bantuan melalui Gadai Peduli beberapa dengan fasilitas, di antaranya bebas biaya sewa modal selama tiga bulan dan penyediaan voucher barang pokok yang penting.
"Peran dari Perum Bulog yaitu pengadaan bahan pangan pokok. Sedangkan PT Pos Indonesia bertugas mendistribusikan penyaluran bahan pangan pokok dan pemberian tempat pembayaran angsuran pinjaman dan atau pengembalian barang jaminan," katanya. (Baca juga; Ini Motivasi Ferdian Paleka dkk Buat Video Prank Bingkisan Isi Sampah dan Batu )
Sebelumnya, pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Daarut Tauhid, Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym meyakinkan bahwa rezeki setiap makhluk hidup sudah diatur, termasuk di tengah pandemi COVID-19 dan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB)
Aa Gym berujar, janganlah ragu untuk mantap (makan tabungan), meski habis, peruntukannya memang untuk dipakai. Aa Gym mengatakan, jangan takut juga untuk manset (makan aset) jika memang tabungan sudah benar-benar habis, bahkan jika memang harus menggadaikan atau menjual handphone. "Yang penting yakin terus ke Allah SWT. Nanti ada waktunya rezeki dan bicara, (Mantap dan Manset) seperti ini pun ikhtiar," ujar Aa Gym yang disampaikan pada saat Live IG bersama Gubernur Jawa Barat pada 15 April lalu.
(wib)
Lihat Juga :