Yakin Nurmi Meninggal Bukan COVID-19, Keluarga Ngamuk dan Bawa Pulang Paksa Almarhumah dari RSUD Bima
Kamis, 01 Oktober 2020 - 10:28 WIB
Aparat keamanan mencoba menenangkan keluarga almarhum Nurmi, yang divonis terpapar COVID-19, namun dibantah pihak keluarga.Foto/iNews/Edy Irawan
BIMA - Puluhan keluarga Nurmi (55) mengamuk di RSUD Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (29/9/2020) malam. Mereka tidak terima, meninggalnya Nurmi dikaitkan dengan COVID-19. Keluarga berusaha membawa pulang paksa jenazah Nurmi di ruang isolasi, hingga terjadi kericuhan dengan aparat keamanan. Namun, upaya tersebut gagal karena aparat keamanan siap siaga.
(Baca juga: Pamsimas Mangkrak, Masyarakat Manfaatkan Air Danau untuk Kebutuhan Sehari-hari)
Keluarga pasien yang datang dari Kecamatan Rasana'e Timur, Kota Bima, yakin Nurmi meninggal bukan karena Corona . Pasalnya, pada Senin (28/9/2020) almarhum masuk rumah sakit karena terjatuh dari toilet rumahnya.
(Baca juga: Bongkar Kasus Korupsi Dinas Pendidikan Mimika, Polda Papua Sita Dokumen dan Periksa 65 Orang)
(Baca juga: Pamsimas Mangkrak, Masyarakat Manfaatkan Air Danau untuk Kebutuhan Sehari-hari)
Keluarga pasien yang datang dari Kecamatan Rasana'e Timur, Kota Bima, yakin Nurmi meninggal bukan karena Corona . Pasalnya, pada Senin (28/9/2020) almarhum masuk rumah sakit karena terjatuh dari toilet rumahnya.
(Baca juga: Bongkar Kasus Korupsi Dinas Pendidikan Mimika, Polda Papua Sita Dokumen dan Periksa 65 Orang)
Lihat Juga :