Dua Buruh Bangunan Kendari Jadi Korban Kekerasan Oknum Polisi Saat Unjuk Rasa

Minggu, 27 September 2020 - 14:59 WIB
Meski pun sudah teriak bahwa bukan mahasiswa, namun mereka tetap saja mendapatkan kekerasan. Akibatnya kedua buruh bangunan ini mengalami luka sobek pada bagian kepala, lebam pada tulang ekor dan tangan.

Seorang buruh La Duma mengaku, dirinya setelah mendapatkan perlakuan kekerasan. "Saya kemudian dibawa ke Mako Polda Sultra untuk mendapatkan pengobatan. Selain kekerasan fisik, motor yang digunakan juga dirusak," kata La Duma.

Sementara itu, warga Perumahan Asatata yang terletak di sekitar kantor Polda Sultra mengeluhkan tembakan gas air mata yang begitu banyak. Sehingga berdampak pada kondisi kesehatan. "Kami, warga merasakan hidunya gatal dan bersin-bersin dan serta pada mata," kata seorang warga, Rana.

Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Polda Sultra terkait tindak kekerasan terhadap dua buruh bangunan tersebut.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!