Pelaku Pungli Tewas Ditembak Polisi, Warga Ricuh dengan Polisi
Sabtu, 26 September 2020 - 21:40 WIB
Orang tua korban dan warga dibuat kaget, ketika pada Sabtu (26/9/2020) pagi, polisi mengabarkan Rahman Marpaung telah tewas tanpa ada keterangan penyebab kematiannya. Dari video call yang sempat direkam warga, wajah pelaku pungli tersebut terlihat lebam.
Orang tua Rahman Marpaung, Herman Marpaung mengaku akan menempuh jalur hukum untuk mendapatkan keadilan atas kasus yang dialami anaknya. "Kami minta jenazah anak kami diotopsi, sehingga ada kejelasan penyebab kematiannya," tegasnya. (Baca juga: Bersenjata Lengkap Polisi Bubarkan Pesta Nikah di Maumere )
Ada informasi bahwa pelaku pungli ini sempat berebut senjata api dengan petugas kepolisian, saat akan ditangkap. Bahkan, salah satu anggota polisi, yakni Bripka R. Siregar sempat tertembak di bagian perutnya. Pelaku tewas, dan satu rekannya melarikan diri namun berhasil ditangkap di Siborong-borong, Tapanuli Utara.
(Baca juga: 2 Pemuda Kuras Premium di SPBU dengan Tangki Mobil Modifikasi )
Hingga kini, Kapolres Labuhanbatu , AKBP Deni Kurniawan belum bersedia memberikan keterangan terkait kejadian tewasnya pelaku pungli tersebut. Sementara jenazah pelaku pungli diotopsi di Rumah Sakit Pematang Siantar, dan rencananya jenazah akan dimakamkan di TPU terdekat pada Minggu (27/9/2020).
Orang tua Rahman Marpaung, Herman Marpaung mengaku akan menempuh jalur hukum untuk mendapatkan keadilan atas kasus yang dialami anaknya. "Kami minta jenazah anak kami diotopsi, sehingga ada kejelasan penyebab kematiannya," tegasnya. (Baca juga: Bersenjata Lengkap Polisi Bubarkan Pesta Nikah di Maumere )
Ada informasi bahwa pelaku pungli ini sempat berebut senjata api dengan petugas kepolisian, saat akan ditangkap. Bahkan, salah satu anggota polisi, yakni Bripka R. Siregar sempat tertembak di bagian perutnya. Pelaku tewas, dan satu rekannya melarikan diri namun berhasil ditangkap di Siborong-borong, Tapanuli Utara.
(Baca juga: 2 Pemuda Kuras Premium di SPBU dengan Tangki Mobil Modifikasi )
Hingga kini, Kapolres Labuhanbatu , AKBP Deni Kurniawan belum bersedia memberikan keterangan terkait kejadian tewasnya pelaku pungli tersebut. Sementara jenazah pelaku pungli diotopsi di Rumah Sakit Pematang Siantar, dan rencananya jenazah akan dimakamkan di TPU terdekat pada Minggu (27/9/2020).
(eyt)
Lihat Juga :