Surat Nikah-Cerai Inggit Garnasih dan Soekarno Hendak Dijual, Ini Alasannya

Kamis, 24 September 2020 - 20:35 WIB
"Dari luar (negeri) nawar sih. Dia pengen barangnya (surat nikah-cerai Inggit-Soekarno) keluar. Nanti dilelang di sana. Cuman dari pihak keluarga ini pengennya masuk ke indonesia lagi sebagai warisan bangsalah," ungkap Tito.

Ditawar Gubernur Jabar

Selain surat pernikahan dan perceraian Inggit Garnasih-Soekarno, para kolektor barang antik juga mengincar lemari milik almarhumah Inggit dan meja belajar Soekarno saat kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Galuh Mahesa, anak ketiga Tito Z Harmaen, mengatakan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, saat masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung, pernah menawar barang peninggalan Inggit. "RK waktu sebelum jadi gubernur, datang ke sini dan lihat barang peninggalan Bu Inggit," kata Galuh.

Emil menawar dan hendak barang peninggalan Inggit tersebut ketika sedang kampanye Pilgub Jabar 2018. Kang Emil, sapaan akrab Gubernur Jabar, berencana menyimpang barang peninggalan Inggit di Museum Jabar. "RK menjanjikan (membeli barang peninggalan Inggit) kalau nanti setelah jadi gubernur. Sekarang kan udah jadi," ujar dia.

Galuh menuturkan, setelah terpilih jadi Gubernur Jabar, tidak pernah ada lagi perbincangan soal pembelian barang peninggalan Inggit. Sementara itu, di sisi lain, usia Tito Z Harmaen atau Tito Asmarahadi sebagai pewaris barang peninggalan Inggit, sudah menua dan ada wasiat dari Inggit yang harus dilaksanakan.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!