Cawali Surabaya Machfud Arifin Diserang Isu Corona, Pertanda Lawan Takut ?

Kamis, 24 September 2020 - 07:35 WIB
Pengamat Sosial-Politik Unesa, Agus Mahfud Fauzi menilai, politik menyerang atau black campaign tidak banyak berpengaruh untuk menarik simpati dari pemilih. Black campaign hanya menjadi isu yang sensasional tapi tidak berefek terhadap pemilih.

"Pemilih itu tidak melihat masa lalu, tapi melihat masa depan. Serangan politik atau black campaign tidak terlalu ngefek," ujarnya.(Baca juga : Gerakan Pemuda Ka'bah Milenial Siap Menangkan Paslon MA-Mujiaman )

Mantan komisoner KPU Jawa Timur ini menegaskan, banyak motif yang dilakukan dari politik menyerang lawan. Salah satunnya adalah untuk menjatuhkan lawan, mendapatkan apresiasi dari simpatisan, bahkan karena ada ketakutan terhadap lawan.

"Bisa jadi karena ketakutan kepada sang lawan. Tapi kalau dengan black campaign itu tidak terlalu berpengaruh," ujarnya.

Menurut Agus, jika memang ada rasa ketakutan terhadap lawan, alangkah baiknya melakukan kampanye yang positif. Sebab, paslon yang menampilkan black campaign pendukungnya sedikit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!