Pilkada Serentak 2020 Bisa Tetap Dilakukan
Kamis, 24 September 2020 - 01:24 WIB
Ketiga, problem kesadaran masarakat yang rendah. "Jadi tanpa adanya pilkada pun corona sekarang meningkat," katanya.
Nah, kata dia, tinggal bagaimana pemerintah pusat dan daerah serta penyelenggara pemilu dibantu oleh Satgas Covid-19 betul-betul secara serius membuat regulasi dan mengawal regulasi itu secara ketat. (BACA JUGA: De Bruyne, Lewandowski dan Neuer Berebut Penghargaan UEFA)
"Atau kalau mau bisa alternatif jalan tengah, pilkada dilakukan secara bertahap sesuai dengan kondisi kurva penularan COVID-19 di masing-masing daerah. Daerah yang kurvanya tinggi, pilkada bisa dilaksanakan pada Maret 2021 atau bahkan September 2021. Tetapi daerah yang kurvanya sudah melandai, bisa tetap melaksanakan pilkada pada 9 Desember 2020," sebutnya.
Nah, kata dia, tinggal bagaimana pemerintah pusat dan daerah serta penyelenggara pemilu dibantu oleh Satgas Covid-19 betul-betul secara serius membuat regulasi dan mengawal regulasi itu secara ketat. (BACA JUGA: De Bruyne, Lewandowski dan Neuer Berebut Penghargaan UEFA)
"Atau kalau mau bisa alternatif jalan tengah, pilkada dilakukan secara bertahap sesuai dengan kondisi kurva penularan COVID-19 di masing-masing daerah. Daerah yang kurvanya tinggi, pilkada bisa dilaksanakan pada Maret 2021 atau bahkan September 2021. Tetapi daerah yang kurvanya sudah melandai, bisa tetap melaksanakan pilkada pada 9 Desember 2020," sebutnya.
(vit)
Lihat Juga :