Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Jum'at, 24 Juli 2026 - 21:08 WIB
Baca juga: Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
"Program ini membutuhkan tata kelola modern, transparan, dan berbasis data karena dengan sistem yang kuat, manfaat program akan benar-benar dirasakan masyarakat yang menjadi sasaran. Keberhasilan program MBG bukan hanya menjadi tanggung jawab BGN semata, dibutuhkan sinergi nasional agar setiap anak Indonesia memperoleh hak yang sama atas asupan gizi yang layak," tuturnya.
Dia menambahkan, evaluasi secara berkala harus menjadi budaya kerja di lingkungan BGN agar setiap tantangan di lapangan dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan melalui kebijakan yang adaptif. Kepemimpinan baru diharapkan mampu memperkuat mekanisme pengawasan internal sehingga seluruh proses pelaksanaan program berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan yang baik.
Noverizky optimistis, di bawah kepemimpinan Sudaryono program MBG akan terus mengalami penyempurnaan, baik dari sisi kualitas pelayanan, jangkauan penerima manfaat, maupun efektivitas penggunaan anggaran negara. Seluruh elemen masyarakat diminta untuk memberikan dukungan konstruktif terhadap kepemimpinan baru di BGN demi keberhasilan program prioritas nasional tersebut.
"Kepercayaan publik merupakan modal utama sehingga transparansi dan akuntabilitas harus menjadi fondasi dalam setiap pengambilan kebijakan maupun pelaksanaan program di lapangan. Kritik tentu diperlukan sebagai bagian dari kontrol publik, tapi dukungan dan partisipasi seluruh elemen bangsa juga tidak kalah penting agar program ini benar-benar menjadi instrumen peningkatan kualitas generasi penerus bangsa," ujarnya.
"Program ini membutuhkan tata kelola modern, transparan, dan berbasis data karena dengan sistem yang kuat, manfaat program akan benar-benar dirasakan masyarakat yang menjadi sasaran. Keberhasilan program MBG bukan hanya menjadi tanggung jawab BGN semata, dibutuhkan sinergi nasional agar setiap anak Indonesia memperoleh hak yang sama atas asupan gizi yang layak," tuturnya.
Dia menambahkan, evaluasi secara berkala harus menjadi budaya kerja di lingkungan BGN agar setiap tantangan di lapangan dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan melalui kebijakan yang adaptif. Kepemimpinan baru diharapkan mampu memperkuat mekanisme pengawasan internal sehingga seluruh proses pelaksanaan program berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan yang baik.
Noverizky optimistis, di bawah kepemimpinan Sudaryono program MBG akan terus mengalami penyempurnaan, baik dari sisi kualitas pelayanan, jangkauan penerima manfaat, maupun efektivitas penggunaan anggaran negara. Seluruh elemen masyarakat diminta untuk memberikan dukungan konstruktif terhadap kepemimpinan baru di BGN demi keberhasilan program prioritas nasional tersebut.
"Kepercayaan publik merupakan modal utama sehingga transparansi dan akuntabilitas harus menjadi fondasi dalam setiap pengambilan kebijakan maupun pelaksanaan program di lapangan. Kritik tentu diperlukan sebagai bagian dari kontrol publik, tapi dukungan dan partisipasi seluruh elemen bangsa juga tidak kalah penting agar program ini benar-benar menjadi instrumen peningkatan kualitas generasi penerus bangsa," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :