Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:54 WIB


Dalam kesempatan itu, Indonesia juga memperkenalkan Kota Semarang dan Kota Denpasar sebagai anggota baru ASCN. Dengan demikian, jumlah kota Indonesia dalam jaringan ASEAN Smart Cities Network bertambah menjadi enam.

Penambahan anggota tersebut dinilai menjadi bukti meningkatnya kepercayaan ASEAN terhadap komitmen Indonesia dalam mengembangkan kota cerdas sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pemerintah daerah menjalin kerja sama internasional, mengakses inovasi, dan mengembangkan proyek pembangunan perkotaan berkelanjutan. Sebagai Shepherd ASCN, Indonesia tahun ini mengangkat isu pengelolaan sampah berkelanjutan sebagai agenda strategis kawasan.

Safrizal menjelaskan Indonesia memperkenalkan pendekatan pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir melalui penguatan partisipasi masyarakat dalam mengurangi sampah sejak dari sumber. Pendekatan tersebut dilakukan melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, dipadukan dengan percepatan pembangunan fasilitas Waste-to-Energy (WTE) di berbagai daerah.

"Pendekatan ini diharapkan menjadi model kolaborasi regional dalam mewujudkan kota yang lebih bersih, tangguh, dan rendah emisi," kata Safrizal.

Sebagai tindak lanjut, Indonesia mengundang seluruh anggota ASCN menghadiri Indonesia International Smart City Expo and Forum (IISMEX) 2026 yang akan digelar pada 11-13 Agustus 2026 di Jakarta. Dalam rangkaian acara tersebut juga akan diselenggarakan Waste-to-Energy Forum sebagai wadah berbagi pengalaman, membangun kemitraan, hingga membahas pembiayaan proyek pengelolaan sampah perkotaan.

Safrizal menegaskan pembangunan kota cerdas tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga keberlanjutan lingkungan, dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

Banyuwangi dipercaya menjadi pusat pelaksanaan daring Delegasi Indonesia dalam The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting atas penunjukan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan penunjukan Banyuwangi mempertimbangkan rekam jejak daerah tersebut dalam pengembangan smart city.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!