Batik Pacitan dan Anyaman Karya UKM Flores Bertahan di Tengah Pandemi
Selasa, 22 September 2020 - 17:39 WIB
Batik Pace Pacitan Abstrak inovasi dari Batik Puspita dalam Fashion Show Batik Pacitan beberapa waktu lalu. Foto/pacitankab.go.id
JAKARTA - Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) melibatkan perancang busana Samuel Wattimena untuk membuat customized desain khas Pegadaian yang diaplikasikan pada tas-tas belanja ramah lingkungan dan masker. Hasil kreasi ini bakal digunakan dalam menjalani kebiasaan hidup baru di tengah pandemi COVID-19.
Dengan mengkolaborasikan batik Pacitan sebagai dasar motif dan produk anyaman karya usaha kecil menengah (UKM) Du Anyam asal Flores, NTT, Sammy-panggilan akrab Samuel Wattimena, menciptakan kombinasi tas belanja kekinian. (Baca juga: Terbukti Cabuli IW, Pendeta Hanny Layantara Divonis 10 Tahun Penjara)
Kain batik Pacitan bermotif pace dengan warna alam yang dililit pada pegangan tas anyaman yang berasal dari tumbuhan purun tikus itu sangat modis saat dibawa berpergian. (Baca juga: Baru 3 Hari Nikahi Ibu Korban, Bapak Tega Cabuli 2 Anak Tiri)
Dengan mengkolaborasikan batik Pacitan sebagai dasar motif dan produk anyaman karya usaha kecil menengah (UKM) Du Anyam asal Flores, NTT, Sammy-panggilan akrab Samuel Wattimena, menciptakan kombinasi tas belanja kekinian. (Baca juga: Terbukti Cabuli IW, Pendeta Hanny Layantara Divonis 10 Tahun Penjara)
Kain batik Pacitan bermotif pace dengan warna alam yang dililit pada pegangan tas anyaman yang berasal dari tumbuhan purun tikus itu sangat modis saat dibawa berpergian. (Baca juga: Baru 3 Hari Nikahi Ibu Korban, Bapak Tega Cabuli 2 Anak Tiri)
Lihat Juga :