Bikin Omzet Naik, Sandi Uno Sebut Inkubasi Berhasil Naikan Kelas UMKM
Kamis, 02 Juli 2026 - 16:20 WIB
“Program ini tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri saya sebagai pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha secara lebih profesional, terstruktur, dan berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, Indah Purnamasari, pemilik Ninu Culinary, juga mencatat peningkatan omzet dari Rp7 juta menjadi Rp9 juta setelah mengikuti program inkubasi.
Pelaku usaha kuliner yang memulai bisnisnya sejak 2016 itu mengaku sebelumnya belum memiliki visi bisnis jangka panjang, pencatatan keuangan belum tertata, dan inovasi produk masih terbatas.
Pendampingan yang diterimanya mendorong perubahan cara mengelola usaha, mulai dari menyusun strategi pengembangan produk, membangun sistem pencatatan keuangan yang lebih rapi, hingga membuka diri terhadap inovasi dan kolaborasi dengan pelaku UMKM lainnya.
Selama tiga bulan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai penyusunan model bisnis, peningkatan produktivitas, penyusunan standar operasional, digital marketing, legalitas usaha, audit bisnis, akses pembiayaan, hingga pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan untuk mendukung pengembangan usaha.
Keberhasilan tiga peserta terbaik tersebut menjadi bukti bahwa pendampingan yang terstruktur mampu meningkatkan kapasitas pelaku UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan omzet dan daya saing usaha secara berkelanjutan.
Sementara itu, Indah Purnamasari, pemilik Ninu Culinary, juga mencatat peningkatan omzet dari Rp7 juta menjadi Rp9 juta setelah mengikuti program inkubasi.
Pelaku usaha kuliner yang memulai bisnisnya sejak 2016 itu mengaku sebelumnya belum memiliki visi bisnis jangka panjang, pencatatan keuangan belum tertata, dan inovasi produk masih terbatas.
Pendampingan yang diterimanya mendorong perubahan cara mengelola usaha, mulai dari menyusun strategi pengembangan produk, membangun sistem pencatatan keuangan yang lebih rapi, hingga membuka diri terhadap inovasi dan kolaborasi dengan pelaku UMKM lainnya.
Selama tiga bulan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai penyusunan model bisnis, peningkatan produktivitas, penyusunan standar operasional, digital marketing, legalitas usaha, audit bisnis, akses pembiayaan, hingga pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan untuk mendukung pengembangan usaha.
Keberhasilan tiga peserta terbaik tersebut menjadi bukti bahwa pendampingan yang terstruktur mampu meningkatkan kapasitas pelaku UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan omzet dan daya saing usaha secara berkelanjutan.
(cip)
Lihat Juga :