Tekan Penyebaran COVID-19, Hendi Edukasi Sopir Angkot Taati Protokol Kesehatan
Selasa, 22 September 2020 - 10:18 WIB
Selanjutnya Hendi juga mengatakan, meski dalam kondisi pandemi COVID-19, Pemkot Semarang tidak mengambil kebijakan lockdown. (Baca juga: Besok Penetapan Paslon Pilkada, Ini yang Harus Diwaspadai)
Alasannya karena Hendi ingin masyarakat termasuk para sopir angkot tidak kehilangan pendapatan akibat kebijakan lockdown. (Baca juga: Emosi Handphone Teman Dicuri, Tiga Pemuda Keroyok Pencuri hingga Tewas)
Dan sebagai kompensasi dari kebijakan tersebut, Hendi ingin seluruh masyarakat tegas menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya menjaga Kota Semarang.
“Semarang tidak ada lockdown, atau PSBB. Saya ingin meskipun para sopir angkot dan masyarakat lainnya pendapatannya turun, namun tetap masih bisa bekerja. Tetapi mari kita jaga kota ini bersama-sama," pungkasnya.
Alasannya karena Hendi ingin masyarakat termasuk para sopir angkot tidak kehilangan pendapatan akibat kebijakan lockdown. (Baca juga: Emosi Handphone Teman Dicuri, Tiga Pemuda Keroyok Pencuri hingga Tewas)
Dan sebagai kompensasi dari kebijakan tersebut, Hendi ingin seluruh masyarakat tegas menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya menjaga Kota Semarang.
“Semarang tidak ada lockdown, atau PSBB. Saya ingin meskipun para sopir angkot dan masyarakat lainnya pendapatannya turun, namun tetap masih bisa bekerja. Tetapi mari kita jaga kota ini bersama-sama," pungkasnya.
(boy)
Lihat Juga :