Dukung Aksi WCD, Ajak Masyarakat Pintar Kelola Sampah
Senin, 21 September 2020 - 16:33 WIB
Dinas Lingkungan Hidup, Sabtu (19/9/2020) di tengah lingkungan RT 10 Komplek Perumnas Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu, melakukan pencanangan aksi bersih dan pilah sampah menuju Muba Maju Berjaya 2022.
SEKAYU - Demi mewujudkan dan menciptakan Kabupaten Musi Banyuasin dan Indonesia bersih sampah, Pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Sabtu (19/9/2020) di tengah lingkungan RT 10 Komplek Perumnas Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu, melakukan pencanangan aksi bersih dan pilah sampah menuju Muba Maju Berjaya 2022.
Kepala DLH Muba, Andi Wijaya Busro didampingi Seketaris DLH Muba, Jexi Levin mengatakan, aksi Cleanup Day yang dilakukan serentak di kecamatan dalam Kabupaten Muba, mengajak dan mendorong peningkatan kepedulian dan perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah. "Intinya mengajak masyarakat untuk berperan serta dalam Aksi Cleanup dan pilah sampah dari rumah," katanya
Lanjutnya, Aksi ini adalah bagian dari World Cleanup Day (WCD) yang serentak dilaksanakan di Indonesia dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Dalam acara tersebut sekaligus dilakukan pembagian 1000 masker gratis. "Jadi, mulai sekarang, kita mencoba memulai dan mengubah paradigma dari sampah yang tadinya sebagai barang yang tidak bernilai menjadi sesuatu yang berguna lewat pilah sampah yang benar," jelasnya.
Tambah, Andi, Lewat pengelolaan sampah organik dan an organik yang benar, "Artinya sampah bisa menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis," katanya
Kepala DLH Muba, Andi Wijaya Busro didampingi Seketaris DLH Muba, Jexi Levin mengatakan, aksi Cleanup Day yang dilakukan serentak di kecamatan dalam Kabupaten Muba, mengajak dan mendorong peningkatan kepedulian dan perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah. "Intinya mengajak masyarakat untuk berperan serta dalam Aksi Cleanup dan pilah sampah dari rumah," katanya
Lanjutnya, Aksi ini adalah bagian dari World Cleanup Day (WCD) yang serentak dilaksanakan di Indonesia dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Dalam acara tersebut sekaligus dilakukan pembagian 1000 masker gratis. "Jadi, mulai sekarang, kita mencoba memulai dan mengubah paradigma dari sampah yang tadinya sebagai barang yang tidak bernilai menjadi sesuatu yang berguna lewat pilah sampah yang benar," jelasnya.
Tambah, Andi, Lewat pengelolaan sampah organik dan an organik yang benar, "Artinya sampah bisa menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis," katanya
Lihat Juga :