Bank COVID-19 Desa Mendis Jaya, Inovasi di Tengah Pandemi
Senin, 21 September 2020 - 16:00 WIB
Namun seiring berjalannya waktu, saat ini Bank COVID-19 ini bukan hanya melayani kebutuhan pangan atau sembako saja. Bank COVID-19 ini sudah bisa memberikan pinjaman usaha, pemberdayaan masyarakat.
Pemuda Mendis salah satunya, mendapatkan bantuan usaha ternak ayam Kampung Joper, kemudian pengembangan usaha rumahan ibu-ibu UP2K-PKK berupa makanan ringan, Budidaya Ikan Dalam Ember (Budikdamber) yang sudah tersebar di 25 rumah atau kepala keluarga di Desa Mendis Jaya serta beberapa bantuan usaha lainnya.
Hal tersebut kemudian disupport oleh Camat Bayung Lencir, Muhammad Imron dimana Imron sapaan akrabnya ini memberikan dukungan penuh berjalannya Bank COVID-19 ini secara kontinyu walau kedepannya sudah tidak ada lagi COVID-19.
"Semoga bisa membantu dalam masa pandemi ini bagi warga, diharapkan juga bisa meningkatkan perekonomian warga itu sendiri, untuk usaha rumahan ibu-ibu UP2K-PKK Mendis Jaya kita bantu proses pembuatan ijin Produk Industri Rumah Tangga (P-IRT) dan Pengemasan Produk (Packaging Product)," kata Imron.
Sementara salah satu penerima bantuan pengembangan usaha, Sayama (40), mengungkapkan rasa terima kasih dan syukurnya atas adanya Bank COVID-19 tersebut.
Pemuda Mendis salah satunya, mendapatkan bantuan usaha ternak ayam Kampung Joper, kemudian pengembangan usaha rumahan ibu-ibu UP2K-PKK berupa makanan ringan, Budidaya Ikan Dalam Ember (Budikdamber) yang sudah tersebar di 25 rumah atau kepala keluarga di Desa Mendis Jaya serta beberapa bantuan usaha lainnya.
Hal tersebut kemudian disupport oleh Camat Bayung Lencir, Muhammad Imron dimana Imron sapaan akrabnya ini memberikan dukungan penuh berjalannya Bank COVID-19 ini secara kontinyu walau kedepannya sudah tidak ada lagi COVID-19.
"Semoga bisa membantu dalam masa pandemi ini bagi warga, diharapkan juga bisa meningkatkan perekonomian warga itu sendiri, untuk usaha rumahan ibu-ibu UP2K-PKK Mendis Jaya kita bantu proses pembuatan ijin Produk Industri Rumah Tangga (P-IRT) dan Pengemasan Produk (Packaging Product)," kata Imron.
Sementara salah satu penerima bantuan pengembangan usaha, Sayama (40), mengungkapkan rasa terima kasih dan syukurnya atas adanya Bank COVID-19 tersebut.
Lihat Juga :