Cyber Crime Polda Kepri Pantau Pelanggaran Pilkada

Senin, 21 September 2020 - 09:29 WIB
"Satgas Nusantara akan memonitoring masalah perkembangan, apabila berpotensi terjadi benturan maka Satgas Nusantara akan menghubungi tim Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Kepri," ujarnya.

Berdasarkan analisa yang ada, terdapat tujuh kerawanan yang diantisipasi dalam pelaksanaan Pilkada. Pertama yakni money politics, kepentingan politik menggunakan sarana prasarana aparatur sipil negara (ASN), fenomena melawan kotak kosong, negatif kampanye, pengaruh kandidat seperti mantan TNI-Polri, netralitas TNI-Polri serta Pergerakan kelompok tertentu yang ideologi sama.

"Jadi diharapkan kepada masyarakat dalam pelaksanaan pemilu agar bisa bersikap bijak, apalagi dalam menggunakan media sosial," ujarnya.

Menurut Putu Bayu, pemanfaatan media sosial sebagai alat kampanye, kini juga semakin masif. Ini juga tetap mendapat pengawasan dari Bawaslu, bahkan juga menggandeng Kepolisian yang memiliki Tim Cyber.

"Jadi sebaiknya jika ada postingan terkait pemilu yang masih diragukan kepastiannya agar dapat mengecek langsung ke akun resmi yang sudah terdaftar di Bawaslu, Tim Cyber juga siap mengawasi dan melakukan pemantauan didunia maya," tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!