Dulu Dipelihara Kini Diburu, Ikan Sapu-sapu Jadi Musuh Baru Sungai Indonesia

Senin, 20 April 2026 - 08:16 WIB
Hal itu karena Ikan Sapu-sapu memiliki sistem pernapasan labirin yang memungkinkan mereka bertahan hidup di air dengan kadar oksigen rendah. Selain itu, ikan ini juga memiliki zirah alami. Kulitnya yang keras dan berduri membuatnya tidak memiliki predator alami di sungai-sungai Indonesia.

Kebiasaan ikan-ikan ini membuat lubang di dinding sungai untuk bertelur kerap memicu erosi dan kerusakan infrastruktur tanggul. Tak heran jika ikan ini menjadi ancaman karena bisa merusak bantaran sungai atau tanggul.

Melimpahnya populasi ikan ini sempat dimanfaatkan oknum nakal untuk bahan baku makanan olahan seperti siomay dan bakso karena tekstur dagingnya yang mirip ikan tenggiri namun harga jauh lebih murah.

Namun, Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memberikan edukasi. Mengingat sifat ikan Sapu-sapu yang merupakan filter feeder (penyaring makanan), mereka cenderung menyerap logam berat seperti merkuri dan timbal yang ada di sedimen sungai tercemar. Konsumsi dalam jangka panjang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!