Pilkada, Warga Indramayu Harus Pilih Perubahan

Jum'at, 18 September 2020 - 15:20 WIB
Iwan menambahkan, rendahnya IPM Indramayu di bisa dilihat dari tiga bidang, yaitu pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat. (Baca juga: Kabar Gembira, Senin Pemkab Puncak Papua Umumkan Hasil CPNS 2018)

“PI mencatat angka IPM Kabupaten Indramayu dari BPS sejak tahun 2010 hingga 2019. Bahkan 2015 adalah terendah di Wilayah Ciayumajakuning (Kota/Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) yang hanya 64,36. Sedangkan tahun 2019 cuma 66.26,” ungkapnya.

Selain itu, Iwan melihat potensi ekonomi, pariwisata, dan migas (minyak dan gas) yang ada di Indramayu masih berbanding terbalik dengan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Dari empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu di Pilkada 2020, kita melihat pasangan Muhammad Sholihin-Ratnawati berpotensi membawa Indramayu lebih baik. Track record M Sholihin sebagai pimpinan DPRD Indramayu dan Ratnawati yang memiliki pengalaman di bidang kesehatan sebagai dokter dan birokrat sangat mumpuni untuk membawa Indramayu lebih baik,” tandas Iwan.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!