Penasihat Ahli Kapolri Dukung Program Layanan Pemudik Polda Jabar
Jum'at, 13 Maret 2026 - 10:54 WIB
Salah satu langkah utama adalah kerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) yang akan menyediakan makanan sederhana di masjid-masjid di jalur arteri sebagai fasilitas bagi pemudik yang melintas pulang ke kampung halaman.
Makanan yang disediakan berupa rebusan ala Pasundan, seperti sampeu dan hidangan sederhana lainnya, akan disiapkan di pos-pos pelayanan yang ditempatkan di jalur arteri utama. “Kita mengambil di jalan arteri untuk dijadikan pos pelayanan nanti di sana akan disiapkan hidangan ala kadarnya, ala-ala Pasundan,” ujarnya di Kota Bandung, Kamis, 12 Maret 2026.
Selain itu, Polda Jabar meluncurkan ‘Hotline Mudik Polda Jabar’ dengan nomor telepon 110 yang dapat diakses masyarakat selama masa mudik. Call center ini memungkinkan masyarakat langsung menanyakan berbagai informasi terkait mudik, termasuk layanan penitipan kendaraan di markas kepolisian serta fitur yang memudahkan perjalanan.
“Kita juga membuka layanan pengamanan sepeda motor, roda dua termasuk roda empat, dengan syarat menunjukkan bukti kepemilikan,” terangnya.
Kapolda menambahkan seluruh jajaran Polres di wilayah Jawa Barat telah diperintahkan untuk membangun pos-pos pelayanan yang menarik dan Instagramable agar masyarakat tidak hanya beristirahat dan mendapatkan layanan, tetapi juga dapat berswafoto di sudut-sudut yang disiapkan.
“Saya minta ke polres-polres membuat posko yang menarik dan Instagramable, jadi pusat foto-foto lah. Masyarakat yang melakukan perjalanan mudik bisa mampir untuk swafoto,” katanya.
Makanan yang disediakan berupa rebusan ala Pasundan, seperti sampeu dan hidangan sederhana lainnya, akan disiapkan di pos-pos pelayanan yang ditempatkan di jalur arteri utama. “Kita mengambil di jalan arteri untuk dijadikan pos pelayanan nanti di sana akan disiapkan hidangan ala kadarnya, ala-ala Pasundan,” ujarnya di Kota Bandung, Kamis, 12 Maret 2026.
Selain itu, Polda Jabar meluncurkan ‘Hotline Mudik Polda Jabar’ dengan nomor telepon 110 yang dapat diakses masyarakat selama masa mudik. Call center ini memungkinkan masyarakat langsung menanyakan berbagai informasi terkait mudik, termasuk layanan penitipan kendaraan di markas kepolisian serta fitur yang memudahkan perjalanan.
“Kita juga membuka layanan pengamanan sepeda motor, roda dua termasuk roda empat, dengan syarat menunjukkan bukti kepemilikan,” terangnya.
Kapolda menambahkan seluruh jajaran Polres di wilayah Jawa Barat telah diperintahkan untuk membangun pos-pos pelayanan yang menarik dan Instagramable agar masyarakat tidak hanya beristirahat dan mendapatkan layanan, tetapi juga dapat berswafoto di sudut-sudut yang disiapkan.
“Saya minta ke polres-polres membuat posko yang menarik dan Instagramable, jadi pusat foto-foto lah. Masyarakat yang melakukan perjalanan mudik bisa mampir untuk swafoto,” katanya.
(cip)
Lihat Juga :