Tak Pakai Masker, Puluhan Warga Tangsel Dihukum Push Up dan Dijemur
Rabu, 16 September 2020 - 20:11 WIB
Sapta menilai kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup baru dengan protokol kesehatan Covid-19 masih rendah dan harus ditingkatkan lagi. Apalagi, kasus Covid-19 di Tangsel mengalami peningkatan.
"Operasi yustisi ini dilakukan seiring status Tangsel dalam zona merah Covid-19. Kesadaran masyarakat masih rendah dan harus lebih ditingkatkan lagi," tukasnya. (Baca juga: Turunkan Kasus COVID-19 di 9 Provinsi Prioritas, Pemerintah Akan Lakukan Operasi Yustisi)
Sementara itu, Ujang (24), salah seorang warga yang terjaring razia masker mengaku salah. Dia beralasan lupa memakai masker, karena hanya keluar sebentar. Dia pun menerima sanksi sosialnya.
"Maaf, maaf, saya lupa bawa masker. Lagian, tadi saya pede aja karena pakai helm tertutup, tapi ketahuan petugas dan dikenai sanksi berjemur dan pushup. Ya, kalau sudah begini pasrah saja," pungkasnya.
"Operasi yustisi ini dilakukan seiring status Tangsel dalam zona merah Covid-19. Kesadaran masyarakat masih rendah dan harus lebih ditingkatkan lagi," tukasnya. (Baca juga: Turunkan Kasus COVID-19 di 9 Provinsi Prioritas, Pemerintah Akan Lakukan Operasi Yustisi)
Sementara itu, Ujang (24), salah seorang warga yang terjaring razia masker mengaku salah. Dia beralasan lupa memakai masker, karena hanya keluar sebentar. Dia pun menerima sanksi sosialnya.
"Maaf, maaf, saya lupa bawa masker. Lagian, tadi saya pede aja karena pakai helm tertutup, tapi ketahuan petugas dan dikenai sanksi berjemur dan pushup. Ya, kalau sudah begini pasrah saja," pungkasnya.
(thm)
Lihat Juga :