Batasi Penggunaan Gawai Bisa Hindari Kecanduan Judi Online
Jum'at, 09 Januari 2026 - 07:40 WIB
Edukasi juga menyoroti perspektif nilai dan etika, khususnya dalam ajaran Islam, yang secara tegas melarang praktik perjudian (maisir) karena mengandung unsur spekulasi, ketidakadilan, dan merugikan banyak pihak. “Judol dinilai bertentangan dengan prinsip kerja keras, tanggung jawab, dan keberkahan harta, serta berpotensi menjerumuskan pelakunya ke dalam masalah sosial yang lebih luas,” ungkap Prof Nisful.
Selain membahas bahaya, peserta dibekali strategi pencegahan praktis. Seperti meningkatkan kontrol diri dalam penggunaan media digital, tidak mudah tergiur janji keuntungan instan, serta mengisi waktu luang dengan aktivitas positif dan produktif.
Para pemuda juga diajak memahami pentingnya perencanaan keuangan sederhana, mengelola pendapatan secara bijak, dan menjauhi perilaku konsumtif maupun spekulatif yang merugikan. Peran pemuda Karang Taruna sebagai agen perubahan di desa turut ditekankan dalam kegiatan ini.
Dosen Unair mendorong para peserta untuk aktif menyebarkan edukasi bahaya judi online kepada teman sebaya dan masyarakat sekitar. Juga menjadi teladan dalam membangun gaya hidup sehat, produktif, dan bertanggung jawab. Baca juga: Unair Buka Program Beasiswa Guru, Kuliah S2 Bebas UKT 4 Semester
Melalui sosialisasi ini, Unair berharap Pemuda Karang Taruna Desa Krosok mampu membentengi diri dari pengaruh negatif judol dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan desa yang aman, berdaya, dan berorientasi pada masa depan yang lebih baik. Kegiatan ini terlaksana berkat partisipatif aktif Pemerintah Desa Krosok dan Pemuda Karang Taruna Desa Krosok. Kegiatan ini turut didukung oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) Universitas Airlangga.
Selain membahas bahaya, peserta dibekali strategi pencegahan praktis. Seperti meningkatkan kontrol diri dalam penggunaan media digital, tidak mudah tergiur janji keuntungan instan, serta mengisi waktu luang dengan aktivitas positif dan produktif.
Para pemuda juga diajak memahami pentingnya perencanaan keuangan sederhana, mengelola pendapatan secara bijak, dan menjauhi perilaku konsumtif maupun spekulatif yang merugikan. Peran pemuda Karang Taruna sebagai agen perubahan di desa turut ditekankan dalam kegiatan ini.
Dosen Unair mendorong para peserta untuk aktif menyebarkan edukasi bahaya judi online kepada teman sebaya dan masyarakat sekitar. Juga menjadi teladan dalam membangun gaya hidup sehat, produktif, dan bertanggung jawab. Baca juga: Unair Buka Program Beasiswa Guru, Kuliah S2 Bebas UKT 4 Semester
Melalui sosialisasi ini, Unair berharap Pemuda Karang Taruna Desa Krosok mampu membentengi diri dari pengaruh negatif judol dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan desa yang aman, berdaya, dan berorientasi pada masa depan yang lebih baik. Kegiatan ini terlaksana berkat partisipatif aktif Pemerintah Desa Krosok dan Pemuda Karang Taruna Desa Krosok. Kegiatan ini turut didukung oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) Universitas Airlangga.
(poe)
Lihat Juga :