Ulama Diserang, Ikadi Jateng: Kehidupan Sosial Politik Lagi Tak Sehat
Rabu, 16 September 2020 - 07:15 WIB
Menurut dia, munculnya kasus penyerangan dan kekerasan terhadap ulama menunjukkan bahwa kehidupan sosial politik saat ini tidak dalam keadaan sehat ditambah kondisi perekonomian yang terpukul akibat dampak pandemi COVID-19.(Baca juga : Tersangka Penusuk Syekh Ali Jaber Diobservasi 10 Hari oleh Ahli Jiwa )
“Saat- saat seperti ini negara harusnya tampil kuat sebagai pengayom, penjamin, dan pemberi harapan. Namun tampaknya itu tak terjadi. Berbagai statemen dari pejabat dan langkah menghadapi pandemi menunjukkan bahwa Pemerintah gamang dan tak berkarakter kuat menyikapi persoalan besar bangsa,” tandasnya.
Oleh karena itu, lanjut ustadz Wahid, pihaknya mengajak umat Islam untuk bersatu, saling membantu, baik antar ormas Islam yang ada maupun masyarakat secara individual.
“Ormas besar seperti NU dan Muhammadiyah yang memiliki Banser dan Kokam, saatnya mereka tunjukkan kesigapannya melindungi para ulama di manapun berada, agar tak ada lagi ada tangan jahat yang mencoba menyentuhnya,” pungkasnya.
“Saat- saat seperti ini negara harusnya tampil kuat sebagai pengayom, penjamin, dan pemberi harapan. Namun tampaknya itu tak terjadi. Berbagai statemen dari pejabat dan langkah menghadapi pandemi menunjukkan bahwa Pemerintah gamang dan tak berkarakter kuat menyikapi persoalan besar bangsa,” tandasnya.
Oleh karena itu, lanjut ustadz Wahid, pihaknya mengajak umat Islam untuk bersatu, saling membantu, baik antar ormas Islam yang ada maupun masyarakat secara individual.
“Ormas besar seperti NU dan Muhammadiyah yang memiliki Banser dan Kokam, saatnya mereka tunjukkan kesigapannya melindungi para ulama di manapun berada, agar tak ada lagi ada tangan jahat yang mencoba menyentuhnya,” pungkasnya.
(nun)
Lihat Juga :