Waduh, Ada Peternakan Babi dan Cucian Pasir di KKOP Bandara Hang Nadim
Selasa, 15 September 2020 - 20:54 WIB
Dia menjelaskan bahwa penggunaan atau pengelolaan lahan di sekitar landasan pacu Bandara Hang Nadim ternyata terdapat semacam pungli atau sewa yang dilakukan oleh oknum tertentu. Informasi yang diperoleh dari pengelola lahan yang berinisial SC, tarif sewa lahan sebesar Rp1,5 juta dan dibayarkan kepada oknum berinisial MT. "Pihak MT belum dapat dikonfirmasi tentang sewa-menyewa lahan di sekitar landasan pacu tersebut," ujar Danlanud.
Tak puas sampai disitu, tim merangsek ke lokasi lebih dalam dan didapatkan peternakan babi di beberapa titik, serta tempat pencucian pasir. Sementara pemilik dari peternakan babi masih belum dapat dikonfirmasi. Namun melalui pekerja penjaga peternakan babi, pihak Lanud Hang Nadim sudah memberikan peringatan secara lisan dan persuasif agar peternakan tersebut segera di bersihkan atau dibongkar dengan suka rela.
"Kami berikan kesempatan dan kelonggaran waktu selama satu minggu kepada pengelola peternakan agar segera membongkar dan membersihkan lahan tersebut dari aktivitas tak berizin. Termasuk kegiatan sewa-menyewa lahan, harus kita benahi," tegas Urip.
Tak puas sampai disitu, tim merangsek ke lokasi lebih dalam dan didapatkan peternakan babi di beberapa titik, serta tempat pencucian pasir. Sementara pemilik dari peternakan babi masih belum dapat dikonfirmasi. Namun melalui pekerja penjaga peternakan babi, pihak Lanud Hang Nadim sudah memberikan peringatan secara lisan dan persuasif agar peternakan tersebut segera di bersihkan atau dibongkar dengan suka rela.
"Kami berikan kesempatan dan kelonggaran waktu selama satu minggu kepada pengelola peternakan agar segera membongkar dan membersihkan lahan tersebut dari aktivitas tak berizin. Termasuk kegiatan sewa-menyewa lahan, harus kita benahi," tegas Urip.
(shf)
Lihat Juga :