Banjir Rob Capai 1 Meter, Bongkar Muat di Pelabuhan Sunda Kelapa Terganggu
Sabtu, 06 Desember 2025 - 21:02 WIB
Jupri, salah seorang supir truk kontainer menuturkan, ketinggian air di dalam Pelabuhan lebih tinggi dibanding yang berada di luar kawasan. "Macet, enggak bisa aksesnya. Gimana mau bongkar muat, di dalam lebih parah, di pelabuhan lebih parah," kata Jupri.
Alhasil, banyak para pekerja bongkar muat barang di Pelabuhan yang memutuskan untuk menghentikan sementara aktivitasnya guna menghindari risiko yang tak diinginkan.
"Ya kegiatan dihentikan sementara lah, kegiatan enggak bisa. Kalau banjir gini gimana mau bongkar muat, barang-barang resiko ah. Nunggu air surut dulu gitu," ujarnya.
Baca juga: BPBD Jakarta Catat 23 RT dan 2 Ruas Jalan Tergenang Banjir Rob
Diberitakan sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meminta masyarakat mewaspadai potensi banjir pesisir atau rob di 11 kelurahan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu pada 10 hari ke depan, atau tanggal 1-10 Desember 2025.
Alhasil, banyak para pekerja bongkar muat barang di Pelabuhan yang memutuskan untuk menghentikan sementara aktivitasnya guna menghindari risiko yang tak diinginkan.
"Ya kegiatan dihentikan sementara lah, kegiatan enggak bisa. Kalau banjir gini gimana mau bongkar muat, barang-barang resiko ah. Nunggu air surut dulu gitu," ujarnya.
Baca juga: BPBD Jakarta Catat 23 RT dan 2 Ruas Jalan Tergenang Banjir Rob
Diberitakan sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meminta masyarakat mewaspadai potensi banjir pesisir atau rob di 11 kelurahan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu pada 10 hari ke depan, atau tanggal 1-10 Desember 2025.
Lihat Juga :