Awas Longsor Susulan! Dwikorita: Terdeteksi Retakan Tapal Kuda di Atas Lokasi Longsor

Sabtu, 15 November 2025 - 13:46 WIB
Dwikorita meminta seluruh petugas, relawan, dan masyarakat untuk segera meningkatkan kewaspadaan. Ia menegaskan bahwa area longsor harus segera dijauhi begitu hujan mulai turun, bahkan jika hanya berupa hujan rintik, karena air yang masuk ke celah retakan dapat mempercepat pergerakan tanah.

Seluruh aktivitas di bawah lereng yang sudah menunjukkan retakan Tapal Kuda diminta untuk dihentikan demi mencegah risiko tertimpa longsor susulan. Selain itu, kata dia, warga diminta menjaga jarak aman dengan mengambil posisi berada di area datar setidaknya dua kali tinggi tebing dari titik retakan, agar tetap berada di luar zona kemungkinan luncuran massa tanah.

Baca juga: Teuku Faisal Fathani Dilantik Jadi Kepala BMKG Gantikan Dwikorita Karnawati

"Situasi ini kritis. Air hujan adalah pemicu utama longsor susulan. Bila retakan Tapal Kuda sudah muncul, artinya lereng sedang dalam kondisi tidak stabil dan bisa bergerak sewaktu-waktu,” ujarnya.

Dwikorita mengingatkan bahwa pemantauan visual terhadap retakan dan kondisi lereng harus dilakukan secara terus-menerus selama proses evakuasi berlangsung untuk mencegah jatuhnya korban tambahan.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!