Kisah Marsinah, Aktivis Buruh Asal Nganjuk yang Jadi Pahlawan Nasional
Senin, 10 November 2025 - 12:10 WIB
Kasus Marsinah memicu gerakan besar dari aktivis perempuan, organisasi buruh, dan lembaga HAM. Sejak 1993, berbagai kelompok membentuk Komite Solidaritas Untuk Marsinah (KSUM) melakukan kampanye, investigasi, hingga tekanan publik. Marsinah juga dianugerahi Penghargaan Yap Thiam Hien pada tahun yang sama.
Setiap Hari Buruh 1 Mei, namanya selalu dikibarkan sebagai ikon perlawanan terhadap penindasan buruh. Usulan agar Marsinah menjadi Pahlawan Nasional terus bergulir dari tingkat daerah hingga nasional. Hari ini, perjuangan panjang itu mencapai akhirnyanegara mengakui keberanian Marsinah sebagai bagian dari sejarah bangsa.
Di luar gelar resmi, warisan Marsinah terus hidup melalui karya budaya: Film Marsinah, Cry Justice (2001); Lagu “Marsinah” milik band Marjinal; Lagu keroncong ciptaan MasGat; Monumen Pahlawan Buruh Marsinah di Nganjuk; Drama monolog Marsinah Menggugat karya Ratna Sarumpaet.
Selama tiga dekade, Marsinah dipandang sebagai wajah perjuangan buruh perempuan Indonesia yang berani berbicara ketika banyak memilih diam, dan membayar mahal atas keberanian itu.
Dengan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional pada 10 November 2025, kisah Marsinah tidak lagi menjadi catatan kelam yang luput dari perhatian negara. Tetapi kini tercatat resmi sebagai bagian dari perjuangan bangsa dalam menegakkan kemanusiaan, keadilan, dan hak-hak pekerja. (MG/Nesya Naila Naulia)
Setiap Hari Buruh 1 Mei, namanya selalu dikibarkan sebagai ikon perlawanan terhadap penindasan buruh. Usulan agar Marsinah menjadi Pahlawan Nasional terus bergulir dari tingkat daerah hingga nasional. Hari ini, perjuangan panjang itu mencapai akhirnyanegara mengakui keberanian Marsinah sebagai bagian dari sejarah bangsa.
Di luar gelar resmi, warisan Marsinah terus hidup melalui karya budaya: Film Marsinah, Cry Justice (2001); Lagu “Marsinah” milik band Marjinal; Lagu keroncong ciptaan MasGat; Monumen Pahlawan Buruh Marsinah di Nganjuk; Drama monolog Marsinah Menggugat karya Ratna Sarumpaet.
Selama tiga dekade, Marsinah dipandang sebagai wajah perjuangan buruh perempuan Indonesia yang berani berbicara ketika banyak memilih diam, dan membayar mahal atas keberanian itu.
Dengan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional pada 10 November 2025, kisah Marsinah tidak lagi menjadi catatan kelam yang luput dari perhatian negara. Tetapi kini tercatat resmi sebagai bagian dari perjuangan bangsa dalam menegakkan kemanusiaan, keadilan, dan hak-hak pekerja. (MG/Nesya Naila Naulia)
(shf)
Lihat Juga :