Kisah Marsinah, Aktivis Buruh Asal Nganjuk yang Jadi Pahlawan Nasional
Senin, 10 November 2025 - 12:10 WIB
Marsinah lahir pada 10 April 1969 di Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur. Ia merupakan buruh pabrik arloji di PT Catur Putra Surya (CPS) Porong, Sidoarjo, sekaligus aktivis serikat buruh independen. Meski hidup sederhana dan hanya berpendidikan SMA, Marsinah dikenal cerdas, vokal, dan berani menjadi juru bicara rekan-rekannya.
Pada April - Mei 1993, Marsinah memimpin negosiasi ratusan buruh yang menuntut kenaikan upah dari Rp1.700 menjadi Rp2.250 per hari, sesuai imbauan Gubernur Jawa Timur kala itu. Aksi mogok kerja dilakukan pada 3-4 Mei 1993, dan Marsinah hadir sebagai negosiator utama.
Baca juga: Marsinah Jadi Pahlawan Nasional, Fotonya Dicium Berkali-kali Sang Adik
Namun perjuangannya dibalas dengan represi. Pada 5 Mei 1993, setelah ia mendatangi Kodim Sidoarjo untuk mencari rekan-rekannya yang dipaksa mengundurkan diri, Marsinah diculik dan hilang. Empat hari kemudian, 8 Mei 1993, tubuhnya ditemukan di Wilangan, Nganjuk penuh luka penyiksaan.
Pembunuhan ini mengejutkan publik dan menarik perhatian dunia internasional. Banyak pihak meyakini adanya keterlibatan aparat militer, tetapi tidak pernah ada pelaku yang benar-benar diadili. Kasus Marsinah kemudian menyimbolkan gelapnya represi Orde Baru terhadap buruh.
Pada April - Mei 1993, Marsinah memimpin negosiasi ratusan buruh yang menuntut kenaikan upah dari Rp1.700 menjadi Rp2.250 per hari, sesuai imbauan Gubernur Jawa Timur kala itu. Aksi mogok kerja dilakukan pada 3-4 Mei 1993, dan Marsinah hadir sebagai negosiator utama.
Baca juga: Marsinah Jadi Pahlawan Nasional, Fotonya Dicium Berkali-kali Sang Adik
Namun perjuangannya dibalas dengan represi. Pada 5 Mei 1993, setelah ia mendatangi Kodim Sidoarjo untuk mencari rekan-rekannya yang dipaksa mengundurkan diri, Marsinah diculik dan hilang. Empat hari kemudian, 8 Mei 1993, tubuhnya ditemukan di Wilangan, Nganjuk penuh luka penyiksaan.
Pembunuhan ini mengejutkan publik dan menarik perhatian dunia internasional. Banyak pihak meyakini adanya keterlibatan aparat militer, tetapi tidak pernah ada pelaku yang benar-benar diadili. Kasus Marsinah kemudian menyimbolkan gelapnya represi Orde Baru terhadap buruh.
Simbol Perlawanan Terhadap Penindasan
Lihat Juga :