Stok Darah di Jakarta Mengkhawatirkan, BKOW Ajak Warga Donor
Senin, 14 September 2020 - 14:34 WIB
Istri Wakil Gubernur DKI Jakarta Ariza Patria ini menambahkan, kegiatan aksi donor darah itu juga bertujuan ntuk meningkatkan solidaritas dan kepedulian sosial antarwarga Jakarta di tengah pandemi. “Harapan kami, dengan kegiatan ini kita bisa terus menjaga semangat solidaritas dan kepedulian sosial antarsesama warga Jakarta di masa pandemi ini. Ini kegiatan pertama BKOW, tapi insya Allah akan diadakan secara rutin ke depannya,” tegasnya.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ariza Patria mengapresiasi kegiatan donor darah dan bakti sosial yang dilaksanakan BKOW DKI Jakarta ini. Pasalnya, aksi ini sangat penting untuk meningkatkan kepedulian sosial dan kemanusiaan terhadap masyarakat yang membutuhkan darah, terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.
“Darah tidak dapat disimpan terlalu lama, sehingga terus dibutuhkan tambahan darah baru. Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga ketersediaan stok darah di PMI, sehingga kebutuhan darah warga yang terkena bencana dan memerlukan pertolongan dapat terpenuhi,” ungkapnya.
Ariza menyatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mengajak masyarakat dari semua lapisan untuk bersedia menjadi pendonor darah. Terutama dalam kondisi bencana, seperti bencana alam, kebakaran, serta berbagai wabah penyakit, termasuk Covid-19. (Baca juga: PMI Tangerang Krisis Stok Darah, Kebutuhan Semakin Meningkat)
“Saya juga tak henti-hentinya mendorong PMI agar terus meningkatkan jumlah pendonor darah sukarela di seluruh wilayah DKI Jakarta, baik dari unsur instansi pemerintah, organisasi, profesi, dunia usaha, pelajar dan mahasiswa, serta elemen masyarakat lainnya,” tegasnya.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ariza Patria mengapresiasi kegiatan donor darah dan bakti sosial yang dilaksanakan BKOW DKI Jakarta ini. Pasalnya, aksi ini sangat penting untuk meningkatkan kepedulian sosial dan kemanusiaan terhadap masyarakat yang membutuhkan darah, terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.
“Darah tidak dapat disimpan terlalu lama, sehingga terus dibutuhkan tambahan darah baru. Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga ketersediaan stok darah di PMI, sehingga kebutuhan darah warga yang terkena bencana dan memerlukan pertolongan dapat terpenuhi,” ungkapnya.
Ariza menyatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mengajak masyarakat dari semua lapisan untuk bersedia menjadi pendonor darah. Terutama dalam kondisi bencana, seperti bencana alam, kebakaran, serta berbagai wabah penyakit, termasuk Covid-19. (Baca juga: PMI Tangerang Krisis Stok Darah, Kebutuhan Semakin Meningkat)
“Saya juga tak henti-hentinya mendorong PMI agar terus meningkatkan jumlah pendonor darah sukarela di seluruh wilayah DKI Jakarta, baik dari unsur instansi pemerintah, organisasi, profesi, dunia usaha, pelajar dan mahasiswa, serta elemen masyarakat lainnya,” tegasnya.
Lihat Juga :