Stok Darah di Jakarta Mengkhawatirkan, BKOW Ajak Warga Donor

Senin, 14 September 2020 - 14:34 WIB
BKOW Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan aksi donor darah dan pembagian bantuan sosial untuk masyarakat, di Kantor Kelurahan Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan. Foto: SINDOnews/Komaruddin Bagja Arjawinangun
JAKARTA - Kebutuhan darah di Jakarta rata-rata di atas 1.000 kantong per hari. Namun saat ini rata-rata yang bisa terkumpul oleh Palang Merah Indonesia (PMI) hanya sekitar 100 hingga 200 kantong akibat dampak pandemi Covid-19.

“Tentu saja ini kondisi yang mengkhawatirkan kalau dibiarkan begitu saja dan kita sebagai warga Jakarta tidak melakukan apa-apa. Oleh karena itu, BKOW sebagai lembaga koordinasi organisasi wanita di Jakarta, merasa terpanggil untuk ikut serta, hadir dan peduli dalam mengatasi problem kekurangan stok darah di Jakarta ini,” ungkap Ketua Umum Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi DKI Jakarta Ellisa Sumarlin, dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/9/2020).



Oleh karena itulah, BKOW Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan aksi donor darah dan pembagian bantuan sosial untuk masyarakat, di Kantor Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (13/9) kemarin. Kegiatan sosial ini disambut antusias masyarakat dan warga sekitar. (Baca juga: Masa Pandemi, Kebutuhan Stok Darah di DKI Meningkat)

Tercatat, sebanyak 270 orang mendaftarkan diri sebagai pendonor, dimana 196 orang di antaranya berhasil mendonorkan darahnya. Adapun paket bantuan sosial berupa sembako yang dibagikan sebanyak 300 paket. Ellisa menyebut, kegiatan aksi donor darah ini dilakukan dalam rangka turut mengatasi problem kekurangan stok darah di wilayah DKI Jakarta selama pandemi Covid-19 ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!