Perusakan Kebun Kopi di Bondowoso Bikin Warga Kehilangan Nafkah
Rabu, 15 Oktober 2025 - 22:46 WIB
"Banyak warga menggantungkan hidup dari kebun. Kami harap aparat segera menindaklanjuti laporan yang ada," ujarnya.
Sorotan keras juga datang dari Komisi VI DPR RI. Anggota Komisi VI Nashim Khan mendesak agar aparat hukum tidak tinggal diam melihat situasi ini berulang. Menurutnya, perusakan bukan sekadar soal pohon yang ditebang, tapi soal keadilan yang belum hadir."Kalau dibiarkan, ini bisa menimbulkan gejolak," kata Nashim.
Ia menegaskan, penegakan hukum harus berjalan tanpa pandang bulu. Dalam berbagai konflik agraria di Indonesia, keengganan bertindak justru menjadi sumber masalah baru. Negara harus hadir bukan hanya untuk menjaga stabilitas, tetapi juga melindungi yang lemah.
Sementara itu, Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SP-BUN) Basis JCE juga menyuarakan keprihatinan mendalam. Mereka menyayangkan tindakan pengrusakan yang terus terjadi dan menuntut kejelasan hukum agar para pekerja merasa terlindungi.
"Kami ingin semua pihak menahan diri. Jangan ada aksi sepihak yang merugikan. Serahkan pada proses hukum," kata Asnanto, perwakilan SP-BUN.
Sorotan keras juga datang dari Komisi VI DPR RI. Anggota Komisi VI Nashim Khan mendesak agar aparat hukum tidak tinggal diam melihat situasi ini berulang. Menurutnya, perusakan bukan sekadar soal pohon yang ditebang, tapi soal keadilan yang belum hadir."Kalau dibiarkan, ini bisa menimbulkan gejolak," kata Nashim.
Ia menegaskan, penegakan hukum harus berjalan tanpa pandang bulu. Dalam berbagai konflik agraria di Indonesia, keengganan bertindak justru menjadi sumber masalah baru. Negara harus hadir bukan hanya untuk menjaga stabilitas, tetapi juga melindungi yang lemah.
Sementara itu, Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SP-BUN) Basis JCE juga menyuarakan keprihatinan mendalam. Mereka menyayangkan tindakan pengrusakan yang terus terjadi dan menuntut kejelasan hukum agar para pekerja merasa terlindungi.
"Kami ingin semua pihak menahan diri. Jangan ada aksi sepihak yang merugikan. Serahkan pada proses hukum," kata Asnanto, perwakilan SP-BUN.
Lihat Juga :