Tiga Kecamatan di Pati Mulai Alami Kekeringan
Minggu, 13 September 2020 - 13:34 WIB
Warga saat mengantre bantuan air bersih dari Polres, Kodim dan BPBD Kabupaten Pati. FOTO : iNews.tv/Agus Atha Suharto
PATI - Sejumlah desa dari tiga kecamatan di Kabupaten Pati , mulai mengalami krisis air bersih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati mulai membuat simulasi penyaluran air bersih, guna mengantisipasi kekeringan yang terjadi.
Kepala Pelaksana BPBD Pati, Martinus Budi Prasetyo menuturkan, musim kemarau di Kabupaten Pati nampaknya sudah masuk ke dalam fase puncak. Hal tersebut tandai dengan mengeringnya di beberapa sumber air dan embung di sejumlah desa yang menjadi langganan kekeringan.
"Saat ini yang sudah benar-benar terjadi kekeringan ada empat desa, dan mulai kemarin kami mulai dropping bantuan air bersih. Empat desa itu yakni Desa Kedungmulyo Kecamatan Jakenan, Desa Karangrejo dan Desa Lumbungmas Kecamatan Pucakwangi, dan Desa Degan Kecamatan Winong," kata Budi.
Selain itu, tambah Budi, beberapa desa juga sudah mengajukan permohonan bantuan air bersih untuk kebutuhan konsumsi masyarakat. Dari data sementara, ada 50 desa yang sudah mengajukan permohonan.
Kepala Pelaksana BPBD Pati, Martinus Budi Prasetyo menuturkan, musim kemarau di Kabupaten Pati nampaknya sudah masuk ke dalam fase puncak. Hal tersebut tandai dengan mengeringnya di beberapa sumber air dan embung di sejumlah desa yang menjadi langganan kekeringan.
"Saat ini yang sudah benar-benar terjadi kekeringan ada empat desa, dan mulai kemarin kami mulai dropping bantuan air bersih. Empat desa itu yakni Desa Kedungmulyo Kecamatan Jakenan, Desa Karangrejo dan Desa Lumbungmas Kecamatan Pucakwangi, dan Desa Degan Kecamatan Winong," kata Budi.
Selain itu, tambah Budi, beberapa desa juga sudah mengajukan permohonan bantuan air bersih untuk kebutuhan konsumsi masyarakat. Dari data sementara, ada 50 desa yang sudah mengajukan permohonan.
Lihat Juga :