Ridwan Kamil Tegaskan Bodebek Tunggu Finalisasi PSBB DKI Jakarta

Minggu, 13 September 2020 - 05:32 WIB
"Jadi, kami menunggu saja finalisasi keputusan Jakarta. Lalu saya akan menyesuaikan dengan cepat dan akan dirapatkan dengan wali kota/bupati Bodebek. Kita memang harus koordinasi betul-betul, jangan sampai melakukan kebijakan baru kita berkoordinasi," tegas Kang Emil.

Kang Emil juga kembali menekankan pentingnya memandang pandemi COVID-19 lewat kaca mata kemanusiaan dan ilmiah dengan mengutamakan nilai tolong-menolong, toleransi, saling memahami, termasuk saling mendoakan.

Karenanya, pihaknya pun siap membantu DKI Jakarta dalam hal ketersediaan ruang isolasi rumah sakit (RS) rujukan COVID-19. Hingga 11 September 2020, kata Kang Emil, tingkat keterisian RS rujukan COVID-19 di Jabar sekitar 44,33 persen atau masih aman karena WHO menetapkan tingkat keterisian RS harus di bawah 60 persen.

"Jika ruang-ruang isolasi rumah sakit di Jawa Barat dibutuhkan untuk DKI Jakarta, maka kami dengan senang hati juga berkenan memberikan dukungan (bantuan ruang isolasi) karena selalu saya sampaikan, kita ini harus memperbanyak kolaborasi, kurangi kata kompetisi karena kita sama-sama NKRI," tuturnya.

Lebih lanjut Kang Emil meyakinkan bahwa pemberlakuan PSBM dalam menekan penyebaran COVID-19 di Jabar cukup efektif, seperti halnya penanganan klaster Secapa AD di Kota Bandung, beberapa waktu lalu. Pihaknya pun tengah mempelajari keberhasilan penanganan klaster Secapa AD dimana seluruh pasiennya kini sudah dinyatakan sembuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!