Wali Kota Bogor: PSBMK Lebih Tepat, Bukan PSBB Total
Jum'at, 11 September 2020 - 17:35 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meninjau protokol kesehatan di KRL Commuter Line, beberapa waktu lalu. Foto: Dok SINDOnews
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto kembali menanggapi rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) secara total, Senin (14/9/2020).
Menurutnya, agar ekonomi tetap berjalan dan tidak terlalu terdampak, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK) yang sudah diterapkan di Kota Bogor lebih tepat ketimbang PSBB.
"Jadi PSBMK sudah tepat, bukan PSBB. Sebab, dari pemberlakuan PSBB selama ini tidak tepat, yang terpapar ekonomi 90 persen dan lebih dari 50 persen masih tidak percaya bahwa Covid-19 itu berbahaya," ujar Bima di Balai Kota Bogor, Jumat (11/9/2020). (Baca juga: Tunggu Keputusan PSBB Jakarta, Bima Perpanjang PSBMK Kota Bogor Hingga 14 September)
Menurutnya, agar ekonomi tetap berjalan dan tidak terlalu terdampak, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK) yang sudah diterapkan di Kota Bogor lebih tepat ketimbang PSBB.
"Jadi PSBMK sudah tepat, bukan PSBB. Sebab, dari pemberlakuan PSBB selama ini tidak tepat, yang terpapar ekonomi 90 persen dan lebih dari 50 persen masih tidak percaya bahwa Covid-19 itu berbahaya," ujar Bima di Balai Kota Bogor, Jumat (11/9/2020). (Baca juga: Tunggu Keputusan PSBB Jakarta, Bima Perpanjang PSBMK Kota Bogor Hingga 14 September)
Lihat Juga :