Mapala UI Eksplorasi Gunung Tertinggi di Bengkulu
Selasa, 05 Agustus 2025 - 10:36 WIB
“Tahun ini, fokus utama kegiatan adalah eksplorasi kawasan Gunung Patah, dokumentasi keanekaragaman hayati, dan peningkatan kemampuan pendakian yang bertanggung jawab dan aman,” katanya
Program ini akan berlangsung selama beberapa minggu ke depan, dengan berbagai agenda kegiatan yang telah dirancang bersama masyarakat. Selain kegiatan pendakian dan eksplorasi ke Gunung Patah, kegiatan SHI juga dilakukan dalam bentuk pemberdayaan masyarakat Desa Manau IX, khususnya siswa SDN 93 Kaur, Satria Hutan Indonesia membawa dua program utama.
Program tersebut yakni “Satu Huruf Seribu Harapan” yang memiliki tujuan memantik semangat berliterasi serta mengenalkan praktik pengolahan sampah bekas.
Perwakilan Pemerintah Kabupaten Kaur selaku Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Cilas menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa UI yang mengambil peran aktif dan memilih lokasi Gunung Patah sebagai tempat berkegiatan.
“Pemerintah daerah akan mendukung kegiatan Satria Hutan Indonesia. Kolaborasi antara akademisi, pemuda, perangkat desa dan masyarakat sangat penting untuk keberlanjutan lingkungan dan sosial,” ujarnya.
Program ini akan berlangsung selama beberapa minggu ke depan, dengan berbagai agenda kegiatan yang telah dirancang bersama masyarakat. Selain kegiatan pendakian dan eksplorasi ke Gunung Patah, kegiatan SHI juga dilakukan dalam bentuk pemberdayaan masyarakat Desa Manau IX, khususnya siswa SDN 93 Kaur, Satria Hutan Indonesia membawa dua program utama.
Program tersebut yakni “Satu Huruf Seribu Harapan” yang memiliki tujuan memantik semangat berliterasi serta mengenalkan praktik pengolahan sampah bekas.
Perwakilan Pemerintah Kabupaten Kaur selaku Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Cilas menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa UI yang mengambil peran aktif dan memilih lokasi Gunung Patah sebagai tempat berkegiatan.
“Pemerintah daerah akan mendukung kegiatan Satria Hutan Indonesia. Kolaborasi antara akademisi, pemuda, perangkat desa dan masyarakat sangat penting untuk keberlanjutan lingkungan dan sosial,” ujarnya.
(jon)
Lihat Juga :