Ungkap Penipuan yang Rugikan Yayasan Kartika Eka Paksi, TNI AD Apresiasi Polres Priok

Jum'at, 01 Agustus 2025 - 18:42 WIB
Akibat kejadian ini, pelapor mengalami kerugian sebesar USD20.653 atau setara Rp2,266 miliar. Tersangka MY berhasil diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Priok pada 15 Mei 2025 berikut barang bukti, yang diamankan yaitu 1 unit handphone merk Poco X5 warna hitam, 1 buku tabungan Bank BCA atas nama MY.

Pengungkapan kasus ini dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP I G.N.P. Krisnha bersama tim Unit 1 Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Kasus ini sedang diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, khususnya pasal 378 KUHP (penipuan) dan/atau 372 KUHP (penggelapan). "Kami akan terus menindak tegas setiap bentuk kejahatan yang merugikan masyarakat, termasuk kejahatan yang menyangkut sektor ekspor-impor dan perdagangan internasional," ujarnya. Baca juga:

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Kasus Meterai Palsu, 4 Pelaku Dibekuk

Direktur Yayasan Kartika Eka Paksi Angkatan Darat Brigadir Jenderal TNI (Purn) Sudarto memberikan apresiasi dan penghargaan atas keberhasilan mengungkap kasus tersebut. Tindak pidana penipuan dan penggelapan barang ekspor ini diketahui milik PT Wahana Bhakti Utama sebagai Divisi Usaha Yayasan Kartika Eka Paksi Angkatan Darat. "Kami ucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok atas pengungkapan kasus ini," katanya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!