Tim Velox Pejaten BIN Mondar-Mandir di Terminal Bandung, Ada Apa?

Kamis, 10 September 2020 - 14:02 WIB
Menurut Galih, sejak Maret 2020 lalu, upaya dekontaminasi dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19 itu terus dilakukan secara masif dengan menyasar berbagai fasilitas publik dan sosial, mulai dari tempat ibadah, pasar, stasiun, bandara, terminal, pondok pesantren, hingga panti asuhan.

"Upaya ini pun sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 17 tahun 2011, yakni BIN bertugas melakukan deteksi dini dan cegah dini berbagai ancaman, termasuk ancaman COVID-19 maupun wabah lainnya yang dianggap dapat mengancam kehidupan dan eksistensi bangsa Indonesia," jelas Galih.

Disinggung pemilihan terminal, khususnya Terminal Ledeng sebagai sasaran dekontaminasi, Galih mengatakan, dekontaminasi di kawasan terminal penting dilakukan mengingat masih tingginya potensi kerawanan penyebaran COVID-19 di fasilitas umum yang rutin digunakan oleh masyarakat itu. (BACA JUGA: Ayah Tega Merudapaksa Anak Gadisnya, Abang Kandung Tak Kalah Bejadnya)

"Rangkaian kegiatan ini sekaligus sebagai upaya sosialisasi tatanan protokol kesehatan melalui adaptasi kebiasaan baru dalam menghadapi wabah COVID-19 seperti yang telah dicanangkan oleh pemerintah," tandasnya.

Sementara itu, salah seorang warga terminal yang juga sopir angkutan kota jurusan Terminal Ledeng-Cicaheum, Imam sempat kaget dengan kehadiran sejumlah orang berseragam BIN. Meski begitu, dia mengaku senang karena mereka hadir untuk melakukan sosialisasi dan penyemprotan disenfektan di terminal tempatnya bekerja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!