Monitoring Orangutan, Mayawana Persada dan Untan Jalin Kolaborasi
Jum'at, 25 Juli 2025 - 21:47 WIB
Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan Dekan Fakultas Kehutanan, Untan, Farah Diba dengan Direktur PT Mayawana Persada, Iwan Budiman yang disaksikan langsung oleh Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim, Prof Haruni Krisnawati, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi, Prof RM Rustamaji, MT mewakili Rektor Untan Prof Garuda Wiko.
Turut menyaksikan acara penandatanganan kerja sama tersebut, Kepala Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah X Pontianak, Kalimantan Barat, Adhi Suprihadhi dan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane.
Baca juga: 3 Jenis Orangutan yang Ada di Indonesia, Semuanya Terancam Punah!
Setelah acara penandatangan kerja sama dilanjutkan dengan kuliah umum oleh Prof Haruni Krisnawati. Dalam paparannya, Prof. Haruni menjelaskan kebijaksanaan dan policy pemerintah upaya pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs). Dia menekankan pentingnya pendekatan multi dimensi untuk mencapai tujuan yang disebut global goals pada 2030.
Sementara Guru Besar Fakultas Kehutanan Untan Prof Gusti Hardiansyah mengatakan, kerja sama itu bisa dilihat sebagai perwujudan dari poin ke 17 SDGs yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan.
Turut menyaksikan acara penandatanganan kerja sama tersebut, Kepala Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah X Pontianak, Kalimantan Barat, Adhi Suprihadhi dan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane.
Baca juga: 3 Jenis Orangutan yang Ada di Indonesia, Semuanya Terancam Punah!
Setelah acara penandatangan kerja sama dilanjutkan dengan kuliah umum oleh Prof Haruni Krisnawati. Dalam paparannya, Prof. Haruni menjelaskan kebijaksanaan dan policy pemerintah upaya pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs). Dia menekankan pentingnya pendekatan multi dimensi untuk mencapai tujuan yang disebut global goals pada 2030.
Sementara Guru Besar Fakultas Kehutanan Untan Prof Gusti Hardiansyah mengatakan, kerja sama itu bisa dilihat sebagai perwujudan dari poin ke 17 SDGs yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan.
Lihat Juga :