Siswa SMP di Blitar Jadi Korban Bullying Massal, Sahroni Minta Polisi Putus Mata Rantai Kekerasan Anak

Kamis, 24 Juli 2025 - 20:08 WIB
Sahroni juga mengingatkan agar sekolah selalu mengambil peran aktif dalam melakukan edukasi dan pencegahan aksi bullying. Dia mengatakan, lembaga pendidikan dalam hal ini sekolah harus bisa menghentikan aksi-aksi premanisme ini di ruang kelas mereka.

“Bisa dengan edukasi terus menerus, melindungi, dan responsif terhadap korban, hingga tidak ragu untuk bekerja sama dengan polisi jika dibutuhkan. Pokoknya yang terpenting adalah generasi muda kita harus bisa tumbuh dengan layak tanpa trauma dari kekerasan antara sesamanya. Itu yang jadi PR kita semua,” pungkasnya.

Diketahui, peristiwa bullying massal di SMPN 3 Doko terjadi pada Jumat 18 Juli 2025. Peristiwa terjadi pada saat sekolah melaksanakan kegiatan kerja bakti.

Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Momon Suwito Pratomo mengungkapkan bahwa korban mengalami luka fisik serta trauma. Sedangkan, pihak keluarga WV juga menolak upaya damai yang disebut-sebut telah disepakati bersama oleh pihak sekolah.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!