Kisah Raden Ronggo Prawirodirjo III yang Minggat dari Istana lalu Diburu Sultan Hamengkubuwono II

Sabtu, 12 Juli 2025 - 14:07 WIB
Dalam perjuangannya, Raden Ronggo tidak sendirian. Dia dibantu Mas Tumenggung Sumonegoro, seorang keturunan Bali yang menjabat Bupati Padhangan wilayah yang kini masuk Bojonegoro.

Menurut riwayat, cucu dari panglima Kesultanan Mataram I Mas Tumenggung Malangnegoro mengaku mendapat bisikan gaib bahwa Raden Ronggo ditakdirkan menjadi Sunan Ingalogo, penguasa Keraton Kutha Pethik atau dikenal juga Kerajaan Ketonggo.

Dikutip dari catatan sejarah berjudul “Banteng Terakhir Kesultanan Yogyakarta: Riwayat Raden Ronggo Prawirodirjo III dari Madiun, sekitar 1779–1810”, Sultan Hamengkubuwono II diketahui mengerahkan sekitar 1.000 prajurit untuk memburu sang bupati pemberontak.

Pasukan tersebut dipimpin Raden Tumenggung Purwodipuro, mantan punakawan sultan yang kelak dikenal karena korupsi dan akhirnya dipecat.

Sultan juga menginstruksikan kepada para bupati di wilayah timur Yogyakarta untuk bekerja sama dalam memburu Raden Ronggo. Bahkan, pada 21 November 1810, Raden Ronggo yang juga merangkap Bupati Madiun secara resmi dijatuhi hukuman mati jika menolak kembali ke Yogyakarta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!