Kematian COVID-19 Sumsel di Atas DKI, Ini Kata Ahli
Rabu, 09 September 2020 - 10:40 WIB
Ahli Mikrobiologi Sumatera Selatan (Sumsel) Yuwono. Foto/Ist.
PALEMBANG - Angka kematian akibat COVID-19 di Sumsel berada di posisi empat secara nasional, hingga 7 September 2020 persentase kematian di Sumsel 5,92 persen. Namun menurut ahli mikrobiologi Sumsel, dengan angka itu bukan berarti menjadi hal yang gawat.
(Baca juga: Polwan Cantik di Lamongan, Berjibaku Makamkan Jenazah COVID-19 )
Ahli Mikrobiologi Sumsel, Yuwono mengatakan, persentase angka kematian COVID-19 Sumsel memang 5,9 persen atau 281 pasien yang meninggal. Akan tetapi itu tidak berarti sesuatu yang gawat, karena angka tersebut hanya sebagai pembanding dengan kematian, mengingat perbandingan kasus positif dengan kasus meninggal cukup jauh. Dari 4.745 positif COVID-19 , angka meninggal sebanyak 281 orang.
"Karena jika dilihat dari hitungan persentasenya, semakin besar pembagi maka semakin kecil persentase yang didapat. Contoh kasus positif 200 COVID-19 meninggalnya 20 artinya persentasenya 10 persen," ujar Direktur RS Pusri, Rabu (9/9/2020).
(Baca juga: Polwan Cantik di Lamongan, Berjibaku Makamkan Jenazah COVID-19 )
Ahli Mikrobiologi Sumsel, Yuwono mengatakan, persentase angka kematian COVID-19 Sumsel memang 5,9 persen atau 281 pasien yang meninggal. Akan tetapi itu tidak berarti sesuatu yang gawat, karena angka tersebut hanya sebagai pembanding dengan kematian, mengingat perbandingan kasus positif dengan kasus meninggal cukup jauh. Dari 4.745 positif COVID-19 , angka meninggal sebanyak 281 orang.
"Karena jika dilihat dari hitungan persentasenya, semakin besar pembagi maka semakin kecil persentase yang didapat. Contoh kasus positif 200 COVID-19 meninggalnya 20 artinya persentasenya 10 persen," ujar Direktur RS Pusri, Rabu (9/9/2020).
Lihat Juga :