ITB Ajak Pengelola Homestay Raja Ampat Tingkatkan Layanan

Rabu, 25 Juni 2025 - 21:39 WIB
Salah satu peserta terbaik dalam program ini adalah Sherly, pemilik Friwen Star Homestay, yang dikenal aktif dan antusias sepanjang kegiatan berlangsung. Ia mengaku mendapatkan banyak wawasan baru mengenai pentingnya identitas homestay dan standar layanan.

Materi pelatihan dari dosen-dosen ITB akan segera diterapkan guna meningkatkan kualitas layanan dan tampilan penginapan miliknya agar lebih menarik bagi wisatawan yang datang.

Program ini juga mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat. Insemina Wawiyai, Kepala Kampung Friwen mengatakan program ini bukan hanya mendukung homestay yang sudah berjalan, tetapi juga menjadi pemicu bagi anak-anak muda kampung untuk berani berwirausaha.

“Kami bukan hanya diajarkan sebagai penyedia penginapan, tapi juga penyedia sayuran, pemandu wisata, dan pencipta aktivitas menarik yang bisa dijual kepada wisatawan,” ungkap Insemina.

Dengan kunjungan wisatawan di Raja Ampat yang meningkat pesat sejak 2022, ITB berharap program ini dapat menjadi model pengembangan ekonomi desa berbasis potensi lokal yang dapat direplikasi di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) lainnya di Indonesia.

Ke depan, program ini juga akan mengadopsi pendekatan matchmaking investor seperti Bandung Pitching Day untuk mempertemukan pelaku usaha lokal dengan calon investor potensial.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!