Edukasi Kesehatan Masyarakat di Jabar, Banten, dan Jateng, TBIG Luncurkan Mobil Klinik

Jum'at, 20 Juni 2025 - 18:04 WIB
“Kami berpikir simulasi perlu dilakukan untuk menjamin kelancaran dan efektivitas implementasi. Selain inovasi format implementasi yang menekankan aspek pola hidup, pola konsumsi dan pola sanitasi sehat, format baru ini memberi ruang yang lebih besar kepada masyarakat untuk terlibat. Kolaborasinya akan lebih kuat lagi,” jelasnya.

Dia menjelaskan format baru ini akan mulai diterapkan pada Agustus. TBIG telah menjadwalkan kegiatan pelayanan edukasi kesehatan dan bantuan makanan bergizi di 80 titik di wilayah 3T. “Simulasi ini dilakukan agar program lebih efektif dan sesuai dengan kondisi lingkungan di berbagai wilayah di Indonesia”.

Presiden Direktur TBIG, Herman Setya Budi, menekankan inovasi dalam program CSR harus selalu berpihak pada kebutuhan riil masyarakat.

“TBIG berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui infrastruktur telekomunikasi, tetapi juga melalui pendekatan sosial yang berdampak langsung. Inisiatif MONIK dengan format baru ini adalah contoh nyata bagaimana kami terus berinovasi agar CSR tidak sekadar simbolik, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Herman.

Dalam pelaksanaannya, kata dia, TBIG menggandeng Filantra sebagai mitra strategis untuk menjamin keberlanjutan dan efektivitas program. Langkah ini memperkuat komitmen TBIG dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan CSR yang berdampak nyata.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!