Yayasan Amirah Dorong Kepemimpinan Iklim Inklusif bagi Kelompok Marjinal di Jakut

Kamis, 19 Juni 2025 - 14:55 WIB
Kegiatan kick off menjadi ruang awal dialog lintas sektor, menghadirkan organisasi akar rumput, jaringan disabilitas, aktivis muda dan perempuan, serta perwakilan pemerintah lokal dalam diskusi panel, sesi reflektif, serta peluncuran pelatihan iklim inklusif.

Koordinator Program CLIMATEABILITY Rahmatul Furqan mengungkapkan pentingnya pelibatan kelompok rentan dalam isu iklim. “Sudah saatnya narasi perubahan iklim digerakkan oleh suara mereka yang selama ini paling terdampak, tetapi paling jarang didengar,” ujarnya.

Ulfa mengatakan, CLIMATEABILITY menjadi jembatan untuk memperkuat suara dan kepemimpinan komunitas dalam merespons krisis iklim dari perspektif lokal dan keberagaman pengalaman hidup. Dukungan juga datang dari Formula E Rafaela Gordon Saler, perwakilan Formula E menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini.

Selain diskusi dan peluncuran program, acara ini juga menampilkan pameran komunitas yang menyoroti karya, inisiatif, dan praktik baik dari berbagai organisasi lokal yang telah mengembangkan pendekatan inklusif dalam isu lingkungan hidup.

Dengan peluncuran CLIMATEABILITY, Yayasan Amirah dan mitra berharap dapat membangun kepemimpinan iklim yang lebih inklusif, memperkuat peran kelompok marjinal sebagai garda terdepan dalam menghadapi krisis iklim, serta mewujudkan masa depan lingkungan yang adil dan berkelanjutan.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!